
PWMU.CO – Siswa kelas 5 SD Muhammadiyah 2 Tulangan, Sidoarjo antusias mengikuti praktik manasik haji di Kebun Kurma Pasuruan, Senin (21/4/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang ibadah haji kepada siswa melalui pengalaman langsung di lapangan.
Kebun Kurma Pasuruan dipilih sebagai lokasi kegiatan karena fasilitasnya yang lengkap dan suasananya yang kondusif untuk belajar. Dengan latar belakang kebun kurma yang rimbun dan asri, diharapkan para siswa dapat merasakan suasana yang menyerupai lokasi-lokasi yang mereka pelajari dalam manasik haji.
Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala SD Muhammadiyah 2 Tulangan, Fahruddin yang mengingatkan pentingnya menjaga kenyamanan dan keselamatan selama perjalanan.
“Kegiatan di luar kelas seperti ini sangat penting untuk membekali siswa dengan pengetahuan praktis. Namun, keselamatan dan kenyamanan harus tetap menjadi prioritas utama kita,” ujarnya.
Setelah sesi sambutan, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok yang didampingi oleh guru masing-masing. Setiap kelompok diberikan tugas untuk mempelajari tahapan-tahapan ibadah haji, mulai dari niat, tawaf, sa’i, hingga pelaksanaan wukuf di Arafah. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu siswa memahami makna dan tata cara ibadah haji secara lebih mendalam.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan dari guru, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam simulasi ibadah haji. Mereka diajarkan cara melakukan tawaf dengan mengelilingi bangunan yang disimulasikan sebagai Ka’bah, serta melaksanakan sa’i yang menggambarkan perjalanan antara bukit Shafa dan Marwah. Melalui pendekatan ini, siswa diharapkan dapat merasakan pengalaman yang lebih nyata dan berkesan.

Selain pembelajaran tentang ibadah haji, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi tanya jawab yang interaktif. Siswa diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada guru tentang hal-hal yang belum mereka pahami. Ini merupakan momen yang sangat berharga, di mana para siswa dapat mengekspresikan rasa ingin tahu mereka dan mendapatkan jawaban langsung dari sumber yang terpercaya.
Dari segi keamanan, pihak sekolah telah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang. Setiap siswa diarahkan untuk selalu berada dalam pengawasan guru. Selain itu, pihak Kebun Kurma juga berkomitmen untuk menjaga keselamatan pengunjung dengan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang manasik haji, tetapi juga mempererat hubungan antarsiswa dan guru. Momen kebersamaan ini diharapkan dapat membangun rasa solidaritas dan kerja sama di antara mereka. Dalam suasana belajar yang menyenangkan ini, para siswa tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Di akhir kegiatan, para siswa diberikan kesempatan untuk berkeliling kebun kurma dengan dipandu oleh tour guide sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan manasik haji. Diharapkan, pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk lebih mendalami ilmu agama, khususnya terkait ibadah haji.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah 2 Tulangan berharap dapat membentuk generasi yang tidak hanya memahami ibadah secara teori, tetapi juga memiliki pengalaman praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini menjadi kenangan indah sekaligus pelajaran berharga bagi seluruh siswa. (*)
Penulis Rahmad Hidayah Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments