MI Muhammadiyah 1 Gumeno kembali mengirimkan siswanya dalam ajang 15th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2025 di Universitas Airlangga Kampus C, Surabaya, Selasa (9/9/2025). Kompetisi tahunan ini diikuti peserta dari berbagai daerah.
MI Muhammadiyah 1 Gumeno, yang akrab disebut MIMSAGUM, menurunkan delapan kontingen dari kelas 2, kelas 5, hingga kelas 6. Pemilihan siswa dilakukan dengan mempertimbangkan ketangkasan dan ketangguhan fisik maupun mental mereka untuk ditampilkan di lapangan.
Salah satu peserta dari kelas 2, Muhammad Pari Kesit, menjadi perhatian. Meski masih duduk di bangku kelas rendah, ia menunjukkan hasil latihan yang dijalaninya dengan sungguh-sungguh. Dengan penuh semangat, ia menghadapi lawan-lawannya hingga berhasil membawa pulang medali emas untuk sekolah.
Peserta lain pun mampu memberikan hasil memuaskan. Pelatih Tapak Suci, Iswanto, menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya.
“Proses yang dilalui dengan tekun, insyaallah akan membawa hasil yang bagus pula. Saya lihat, meskipun ada rasa kantuk di wajah mereka, tetapi saat di lapangan mereka kembali menemukan tombol ‘on fire’. Cekatan namun tidak gegabah. Usaha kalian tidak sia-sia,” tuturnya.
Kepala MI Muhammadiyah 1 Gumeno, Alfajariyah MPd, juga mengucapkan rasa syukur dan apresiasi kepada anak didiknya. Ia menekankan bahwa kemenangan bukan sekadar soal medali, tetapi juga pemahaman tentang makna bela diri.
“Saya sangat bersyukur bisa memberikan anak-anak pengalaman yang tak terlupakan. Kemenangan tersebut bukan hanya kebanggaan dalam meraih medali, tetapi juga kesempatan untuk lebih mendalami makna bela diri itu sendiri. Terima kasih untuk anak-anakku yang sudah berani tampil. Saya harap dengan kompetisi ini, kita tidak hanya mengenal bela diri dalam hal adu pukulan, melainkan juga bagaimana melindungi orang di sekitar kita dengan seni bela diri tersebut,” ujarnya.
Kemenangan ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi dan melestarikan Tapak Suci di lingkungan Muhammadiyah. Dari delapan kontingen yang tampil, tiga siswa meraih medali emas, yakni Muhammad Pari Kesit dan Kaylah Maritzah Farzanah dari kelas 2, serta Khansa Kayyisa El Farid dari kelas 5. Dua siswa dari kelas 5, Luthfia Zahra Talita dan Muhammad Franky Aditya, berhasil meraih medali perunggu. Sementara itu, tiga siswa kelas 6 juga menyumbangkan medali, yaitu Ariqa Fatina Putri Rahman dan Yahya Abdul Hafizh dengan medali emas, serta Kayana Rizki Dwi Wisesa dengan medali perunggu. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments