Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa MI Muhammadiyah 2 Campurejo Tembus Final Nasional KSNR 2025

Iklan Landscape Smamda
Siswa MI Muhammadiyah 2 Campurejo Tembus Final Nasional KSNR 2025
Azmi, Siswa MI Muhammadiyah 2 Campurejo yang Taklukkan 42 Ribu Peserta KSNR (Nurkhan/PWMU.CO)
pwmu.co -

Dari sebuah desa kecil di Panceng, Gresik, cahaya prestasi kembali menyala. Abdullah Azman Najiya bin Satria Stanza Pramayoga, siswa kelas 2 MI Muhammadiyah 2 Campurejo Panceng (MI Mutwo), menorehkan jejak emas dalam dunia sains.

Putra pertama pasangan Nurul Wakhidatul Ummah dan Satria Stanza ini berhasil menembus Final Nasional Kompetisi Sains Nalaria Realistis (KSNR) 2025, menyisihkan puluhan ribu peserta dari seluruh penjuru negeri. Tercatat, ajang bergengsi tersebut diikuti oleh 42.056 siswa dari Sabang hingga Merauke.

Insyaallah, pada 19 Oktober 2025 mendatang, Mas Azmi—begitu ia disapa—akan tampil di babak pamungkas di Tangerang Selatan. Bagi Azmi, ini bukanlah panggung pertama. Tahun lalu, bocah cerdas yang penuh semangat ini telah mengoleksi empat medali dalam berbagai ajang matematika tingkat provinsi dan nasional.

Langkah Azmi menuju final bukan tanpa perjuangan. Ia bersama sembilan rekannya melewati babak semifinal di Gresik. Selama sepuluh hari penuh, mereka ditempa oleh bimbingan intensif Ustadzah Evi Syafiah, S.Pd., guru sains MI Mutwo yang dengan sabar menyalakan obor ilmu dalam diri para muridnya.

“Alhamdulillah, Mas Azmi mampu menuntaskan 25 soal dengan tepat, mulai dari sains hingga penalaran. Ia menunjukkan kecermatan yang luar biasa,” tutur Ustadzah Evi penuh bangga.

Bukan hanya angka dan rumus, Azmi juga ditempa dengan wawasan umum. Yang mengejutkan, bocah desa ini mampu menjawab pertanyaan tentang iklim di Sydney, Australia dengan benar, meski kakinya tak pernah menjejak negeri Kanguru.

“Menurut saya, soal tersulit adalah saat anak-anak diminta menentukan waktu pengambilan foto bertuliskan winter in Sydney. Itu menuntut pemahaman tentang belahan bumi, musim, dan waktu. Tantangan berat untuk anak desa yang tidak punya pengalaman langsung dengan dunia luar. Tapi Azmi bisa memahaminya,” ungkap sang ibu, Nurul Wakhidatul Ummah, dengan mata berbinar.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Prestasi ini menjadi kebanggaan yang tak terhingga bagi MI Mutwo. Kepala madrasah, Nurkhan, M.Pd., menegaskan bahwa madrasah akan terus mendukung langkah-langkah kecil yang bisa berbuah prestasi besar.
“Madrasah berkomitmen memfasilitasi bakat anak-anak. Tahun ini kami bahkan membangun kelas multimedia untuk pembinaan siswa berbakat agar mereka bisa berkembang lebih maksimal,” ujarnya.

Tak hanya Azmi, rekan seperjuangannya, Rajendra Hamas Daryan, juga menunjukkan potensi besar meski sempat tergelincir di dua soal. Semangat para siswa MI Mutwo menjadi bukti bahwa anak-anak desa pun mampu bersaing, mengangkat wajah madrasah dengan prestasi yang membanggakan.

Ustadzah Evi berharap langkah Azmi dapat menjadi pelita bagi teman-temannya. “Semoga dari desa kecil ini lahir anak-anak yang kelak menjelajah dunia dengan ilmu sains. Agar mereka bisa mengharumkan nama sekolah, daerah, bahkan bangsa,” ucapnya penuh harap.

Kini, keluarga besar MI Mutwo mengajak seluruh wali murid dan masyarakat untuk bersama-sama menyalakan doa. Semoga Azmi mampu meraih hasil terbaik pada Final Nasional KSNR 2025, dan prestasi ini menjadi awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang gemilang. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu