Siswa SMA Muhammadiyah 2 (SMA Muha) Genteng Banyuwangi, Reyhan Iftitan Ramadhanu (X-4), diundang oleh perkumpulan budayawan dan sastrawan Banyuwangi untuk membacakan puisi dalam acara Panggung Puisi Hari Pahlawan 2025 di Creative Market Taman Blambangan, Kota Banyuwangi, Ahad (10/11/2025).
Acara yang bertajuk Panggung Puisi Hari Pahlawan ini diprakarsai oleh para seniman, sastrawan, dan budayawan Banyuwangi. Di antara yang hadir yakni Fatah Yasin Noor, Pimpinan Redaksi buletin Menara Baiturahman dan penulis puisi Gagasan Hujan (2003); Syafaat, Ketua Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi; serta Hasan Basri, Ketua Dewan Kesenian Banyuwangi (DKB) Poliwangi.
Turut hadir pula sejumlah penyair perempuan, antara lain Herny Nilawati, Eny Susanti, Nani Asianti, Uswatun Hasanah, dan beberapa penulis muda lainnya.
Panggung Literasi dan Apresiasi Seni
Acara dimulai pukul 06.00 WIB, dibuka oleh Hasan Basri. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada para budayawan dan sastrawan yang telah memprakarsai kegiatan tersebut.
“Ini momen luar biasa yang bisa membuka wacana serta menghidupkan kembali semangat sastra di Banyuwangi. Semoga kegiatan ini menjadi wadah menyalurkan bakat dan karya seni, baik dalam bentuk cipta maupun pembacaan puisi,” ujarnya.
Reyhan, yang berulang kali menjuarai lomba bercerita dan baca puisi tingkat kabupaten, dikenal memiliki darah seni dari kedua orang tuanya. Dari ibunya, R. Ayu Pudjiati, ia mewarisi bakat sastra dan teater. Pudjiati adalah penyair asal Pamekasan, Madura, yang pada era 1980–1990-an kerap menjuarai lomba baca puisi se-Madura dan aktif di Teater Genta sebagai asisten sutradara sekaligus pemeran utama.
Dalam panggung puisi kali ini, Pudjiati membuka penampilan dengan membacakan karya Toto Sudarto Bachtiar berjudul Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Setelah itu, giliran Reyhan tampil membacakan puisi legendaris “Aku” karya Chairil Anwar.
Suasana sontak hening. Penonton larut dalam setiap bait yang ia lantunkan penuh penghayatan. Hiruk-pikuk kendaraan pagi di sekitar taman tak mampu mengusik konsentrasi penonton.
Penampilan Reyhan mendapat tepuk tangan meriah dan pujian dari para sastrawan yang hadir. Acara berakhir pukul 09.00 WIB, ditutup dengan ramah tamah dan sesi foto bersama.





0 Tanggapan
Empty Comments