Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MTs Muhammadiyah 19 Surabaya. Sarah Kalsum, siswi Kelas 9A berhasil meraih Juara 2 Kelas H Tanding Putri dalam Kejuaraan Nasional Tapak Suci Sport and Art yang diselenggarakan di Maspion Squere Surabaya pada Kamis, (5/2/2026).
Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari. Mulai 5-8 Februari 2026. Kejuaraan berskala nasional ini diikuti oleh atlet-atlet Tapak Suci dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan semangat juang, disiplin latihan, dan mental bertanding yang kuat, Sarah mampu tampil maksimal hingga meraih posisi Juara Kedua dan membawa nama harum madrasah.
Pimpinan MTs Muhammadiyah 19 Surabaya, Budi Asmawan menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, pelatih, serta dukungan orang tua, dan madrasah. Kami sangat mengapresiasi perjuangan ananda Sarah yang telah menunjukkan karakter disiplin, tangguh, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Distara Priyatna yang juga Pimpinan Madrasah menuturkan bahwa prestasi di bidang nonakademik seperti Tapak Suci menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.
“Tapak Suci bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga menanamkan nilai ke-Islaman, sportivitas, dan kepercayaan diri. Kami berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu Sarah Kalsum mengungkapkan rasa syukur dan bahagia atas pencapaian yang diraihnya.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pelatih, orang tua, dan bapak ibu guru yang selalu mendukung saya,” ungkapnya.
Ia mengatakan bahwa prestasi ini menjadi penyemangat bagi dirinya untuk terus berlatih dan berusaha lebih baik lagi, tuturnya dengan penuh semangat.
Ke depan, madrasah berharap prestasi ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi seluruh siswa MTs Muhammadiyah 19 Surabaya untuk berani berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Pesan khusus disampaikan kepada seluruh siswa agar terus berusaha, disiplin, dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita. Dengan terus berlatih, jaga semangat, dan menjadikan setiap kompetisi sebagai ajang belajar dan mengembangkan diri.






0 Tanggapan
Empty Comments