Kabar membanggakan kembali menyelimuti dunia pendidikan di Bangka Selatan. SMA Muhammadiyah Toboali mencatatkan prestasi gemilang di tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 16 murid dinyatakan lolos masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Pencapaian ini menjadi rekor tersendiri bagi sekolah tersebut, sekaligus membuktikan bahwa sekolah swasta berbasis agama dan nasionalis mampu bersaing ketat dengan sekolah negeri dalam hal kualitas akademik dan pembinaan karakter.
Supiandi, M.Pd selaku Kepala SMA Muhammadiyah Toboali mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas keberhasilan anak didiknya. Menurutnya, keberhasilan 16 murid ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil kerja keras kolektif antara murid, guru pembimbing, dan dukungan penuh dari orang tua.
Murid-murid tersebut tersebar di berbagai universitas ternama, mulai dari Universitas Negeri Semarang, Universitas Bangka Belitung, dan Polman Bangka Belitung. Jurusan yang diambil pun sangat beragam.
“Kami selalu menekankan kepada murid bahwa jalur SNBP adalah jalur apresiasi bagi mereka yang konsisten menjaga nilai rapor sejak kelas X. Hasil hari ini adalah buah dari ketekunan mereka selama tiga tahun terakhir,” ujar Supiandi.
Rahasia Dibalik Keberhasilan
Keberhasilan ini tidak lepas dari inovasi program unggulan yang diterapkan sekolah, antara lain:
Pertama pemetaan Minat dan Bakat sejak Dini: Sejak kelas XI, murid sudah mulai diarahkan untuk memilih program studi yang sesuai dengan potensi dan tren kebutuhan industri di masa depan.
Kedua bimbingan Intensif Rapor: Tim kurikulum sekolah melakukan pemantauan ketat terhadap progres nilai murid agar tetap kompetitif dalam pangkalan data sekolah dan murid (PDSS).
Ketiga pendampingan Pemilihan Jurusan SNBP: Sekolah menghadirkan alumni dan bimbingan secara langsung oleh guru BK untuk memberikan tips memilih jurusan agar peluang lolos semakin besar.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran guru pendamping yang bekerja ekstra dalam melakukan input data PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa) serta melakukan konsultasi pemilihan jurusan berdasarkan pemetaan nilai rata-rata nasional.
“Kami tidak hanya fokus pada nilai akademik di kelas, tetapi juga membangun rasa percaya diri siswa agar berani bermimpi besar. Kami mendampingi mereka memilih jurusan bukan hanya berdasarkan keinginan, tapi berdasarkan peluang dan minat bakat,” Ujar Wahyu, selaku guru bimbingan konseling (BK) SMA Muhammadiyah Toboali.
Prestasi ini juga mendapat apresiasi dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bangka Selatan. Mereka berharap capaian ini dapat memotivasi murid kelas X dan XI untuk lebih giat belajar. Pihak sekolah juga berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pembelajaran guna mendukung ekosistem pendidikan yang lebih baik lagi di tahun-tahun mendatang.
“Ini adalah bukti nyata bahwa SMA Muhammadiyah Toboali adalah sekolah yang progresif. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang religius, tapi juga unggul secara intelektual dan mampu menembus institusi pendidikan tinggi terbaik di negeri ini,” ungkap Sumadi, Ketua PDM Bangka Selatan.
Dengan prestasi ini, SMA Muhammadiyah Toboali semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Toboali. Sekolah berkomitmen untuk terus meningkatkan fasilitas dan metode pembelajaran agar tahun depan jumlah murid yang diterima di PTN dan jalur kedinasan semakin meningkat.
Daftar Murid SMA Muhammadiyah Toboali yang lolos SNBP Tahun 2026
- Zubair Atsir (Ilmu Komunikasi – Universitas Negeri Semarang)
- Liana Naurah Zakiyyah (Fisika – Universitas Bangka Belitung)
- Keni Sandra (Keperawatan – Universitas Bangka Belitung)
- Naurah (Kimia – Universitas Bangka Belitung)
- Erfin Faturrahman (Akuakultur – Universitas Bangka Belitung)
- Yelly Junesya (Agribisnis – Universitas Bangka Belitung)
- Zabrina Helga Aneira (Hubungan Internasional – Universitas Bangka Belitung)
- Egbert Pratama (Hukum – Universitas Bangka Belitung)
- Kayla Sabrina (Ilmu Politik – Universitas Bangka Belitung)
- Audry Amanda (Akuakultur – Universitas Bangka Belitung)
- M. Zaky Ersyando (Manajemen Sumberdaya Perairan – Universitas Bangka Belitung)
- Cinta Sriagustin (Perencanaan Wilayah dan Kota – Universitas Bangka Belitung)
- Mulyanah (Akuakultur – Universitas Bangka Belitung)
- Kenia Aprilia (Agribisnis – Universitas Bangka Belitung)
- Muhammad Julian (Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak – Polman Bangka Belitung)
- Rofi Syafiqno (Bisnis Digital – Polman Bangka Belitung) (*)





0 Tanggapan
Empty Comments