SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Boarding School Sidoarjo kembali mendapatkan kesempatan berharga dengan hadirnya salah satu kader terbaik Muhammadiyah dari Yogyakarta.
Berliana Zaneta Najwa, seorang thalabah Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, resmi bergabung untuk melaksanakan pengabdian di Smamda Boarding selama tiga tahun ke depan.
Kehadiran thalabah asal Sidoarjo ini disambut dengan penuh kebahagiaan, mengingat kontribusi musyrifah sangat penting dalam pembinaan santri di lingkungan boarding school.
Prosesi penjemputan Berliana dilaksanakan pada Sabtu (23/8/2025). Rombongan Smamda Boarding dipimpin langsung oleh mudir Ali Murtadho SPd dengan didampingi musyrif Bilad Tajdidul Islahi.
Perjalanan menuju Yogyakarta ditempuh sejak dini hari. Rombongan berangkat dari Sidoarjo pada pukul 00.30 WIB dengan penuh semangat, meskipun suasana masih gelap dan udara cukup dingin. Mobil yang dikemudikan oleh Shalakhuddin Alayubi akhirnya tiba dengan selamat di Kaliurang, Hargobinangun, Sleman, Yogyakarta, pada pukul 04.35 WIB.
Sesampainya di lokasi, rombongan disambut hangat oleh keluarga besar PUTM. Turut hadir menyambut, Mudir PUTM, Drs H Dahwan Muchrodji MSi beserta Wakil Mudir PUTM, Endi Prasetyo SThI MH. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Tidak hanya sekadar prosesi penyerahan thalabah pengabdian, momen ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara Smamda Boarding School dan PUTM sebagai dua lembaga kaderisasi Muhammadiyah yang memiliki visi sama.
Dalam sambutannya, pihak Smamda Boarding menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada PUTM yang telah mempercayakan salah satu kader terbaiknya untuk mengabdi.
Mereka berharap kehadiran Berliana dapat menjadi energi baru dalam mendampingi santri, khususnya di bidang pembinaan ibadah, akhlak, dan tradisi keilmuan Islami. Hal ini sejalan dengan visi boarding school untuk mencetak generasi muslim yang berkarakter kuat, disiplin, dan siap mengabdi kepada umat.
Bagi Berliana sendiri, amanah ini merupakan kesempatan yang sangat berharga. Sebagai alumni sekaligus kader Muhammadiyah, ia merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat, khususnya melalui dunia pendidikan.
Menjadi musyrifah berarti tidak hanya mendampingi santri dalam kehidupan sehari-hari, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keteladanan, semangat keilmuan, serta kepedulian sosial.
“Saya berharap dapat berkontribusi maksimal dalam mendidik dan membimbing adik-adik santri, sekaligus terus belajar dari pengalaman pengabdian ini,” ungkapnya penuh harap.
Kehadiran thalabah pengabdian dari PUTM juga dipandang sebagai langkah strategis Muhammadiyah dalam memperkuat kaderisasi ulama dan pendidik.
Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berilmu, berakhlak mulia, dan siap berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan adanya kader-kader seperti Berliana, Smamda Boarding optimistis dapat meningkatkan kualitas pembinaan santri, sehingga melahirkan generasi muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kokoh dalam spiritualitas dan moralitas.
Momentum penjemputan ini menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antar lembaga Muhammadiyah. PUTM sebagai pusat kaderisasi ulama dan Smamda Boarding sebagai lembaga pendidikan tingkat menengah saling bersinergi untuk melanjutkan perjuangan dakwah persyarikatan.
Melalui pengabdian ini, diharapkan akan tercipta kesinambungan kaderisasi yang kuat, sehingga dakwah Muhammadiyah dapat terus berkembang dan memberi manfaat luas bagi umat.
Dengan penuh rasa syukur, Smamda Boarding menyambut kehadiran Berliana sebagai keluarga baru. Harapannya, keberadaannya dapat membawa angin segar, memperkuat atmosfer religius di lingkungan boarding, sekaligus menjadi teladan bagi seluruh santri.
Semoga langkah pengabdian ini menjadi ladang amal jariyah dan inspirasi bagi generasi muda Muhammadiyah untuk terus berkhidmat di jalan dakwah dan pendidikan.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments