
PWMU.CO – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo tak hanya menjalankan program-program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), tapi juga berhasil melampauinya dengan berbagai inovasi unggulan.
Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Smamda Sidoarjo, M Zainul Arifin, saat memberikan sambutan dalam acara Tasyakuran Kelulusan dan Launching Smamda Dormitory di Auditorium KH. AR. Fachrudin, Sabtu (10/05/2025).
“Smamda sudah menerapkan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat. Kami biasakan siswa bangun pagi dan shalat Shubuh, sebagai awal membangun karakter,” ujar Zainul.
Di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof Abdul Mu’ti, Zainul menjelaskan bahwa Smamda juga rutin melaksanakan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH).
“Setiap hari Jumat, semua siswa, guru, dan karyawan senam bersama di lapangan. Di hari lain, senam dilakukan pada jam pertama atau sebagai ice breaking,” jelasnya.
Zainul juga menambahkan bahwa Smamda menjadi salah satu sekolah pertama yang menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Setiap hari kami menerima lebih dari 1.100 paket MBG. Anak-anak sangat antusias. Alhamdulillah, kami termasuk gelombang pertama,” tambahnya.
Tak hanya menjalankan program pusat, Smamda juga memiliki berbagai program inovatif. Tiga di antaranya adalah Boarding School Program (BSP), International Class Program (ICP), dan Coding Class Program (CCP).
“Kami telah membuka kelas coding, seperti yang digagas oleh Pak Menteri. Maaf, kami justru mendahului,” ujar Zainul sambil berkelakar. Ia juga menegaskan kesiapan sekolah dalam menerapkan pembelajaran mendalam atau deep learning.
Selain itu, Zainul juga menyampaikan bahwa Smamda memiliki Tahfidz Class Program (TCP) yang bekerja sama dengan Kemenag Sidoarjo.
“Kami mengumpulkan siswa dengan hafalan al-Quran terbaik dalam satu kelas agar hafalan mereka terjaga dan terus berkembang,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Zainul juga menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan gedung asrama, Smamda Dormitory.
“Kami membangun hanya dalam waktu setahun. Dulu groundbreaking-nya dilakukan oleh Sekum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Mu’ti, kini peresmiannya pun oleh beliau yang sekarang menjabat sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah,” ungkap Zainul.
Tahun ini, Smamda meluluskan sebanyak 385 siswa. Dari jumlah tersebut, 35 siswa telah diterima di perguruan tinggi negeri favorit melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). (*)
Penulis Moh Ernam Editor Ni’matul Faizah






0 Tanggapan
Empty Comments