
PWMU.CO – Kegiatan Extending The Future (Memperluas Masa Depan) yang juga merupakan bagian dari Festival Budaya, akan digelar oleh SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) pada Selasa (10/6/2025), bertempat di Gedung Graha Adi Balas, Klumprik. Acara ini akan dimeriahkan oleh grup komedi asal Jombang, “Nano Bukan Permen”.
Grup ini terdiri dari komedian ternama seperti Cak Silo Pentol (Cak Susilo), Dika Mbeluk (Muhammad Andyka Purnama), dan Darah April (Mbak Darah). Mereka akan menghibur para siswa Smamita dengan penampilan khas komedi segar dan mendidik.
Cak Silo, saat ditemui di Jombang di sela kegiatan konten bersama timnya, menyampaikan antusiasmenya, “Insya Allah kami akan hadir di acara Festival Budaya Extending The Future bersama siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman. Kami ingin memberikan hiburan edukatif sekaligus menjadi bagian dari acara perpisahan yang berkesan.”
Ia juga memberikan pesan khusus kepada para siswa, “Jangan pernah patah semangat. Lulusan SMA Muhammadiyah 1 Taman adalah lulusan terbaik dengan semangat juang tinggi menuju kesuksesan masing-masing. Terus belajar dengan tekun dan jangan lupa berdoa kepada Allah Swt.”
Direktur SMA Muhammadiyah 1 Taman, Edwin Yogi Laayranata, MIKom, yang turut bersilaturahmi ke Jombang, menjelaskan bahwa format kegiatan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. “Kalau dulu kita mengadakan Acalapati dan mengundang band ternama sebagai guest star, tahun ini kita menggelar Extending The Future yang dikolaborasikan dengan Festival Seni,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Gelar Karya Budaya Lokal Sidoarjo beberapa waktu lalu. “Festival Budaya ini sekaligus menjadi acara pelepasan siswa, sekaligus menunjukkan bahwa seni dan budaya tidak dibatasi usia maupun generasi,” ujarnya.
Menurutnya, keberagaman usia para personel Nano Bukan Permen—mulai dari Cak Silo yang lebih senior, Mbak Darah yang mewakili generasi milenial, hingga Mas Dika dari generasi Z—menunjukkan bahwa budaya bisa dinikmati dan dikembangkan oleh siapa pun.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Wahyu Bimas Kurniasandi, SIKom, mengungkapkan rasa syukurnya atas kerja sama ini. “Alhamdulillah kami bisa bersilaturahmi dengan tim Nano Bukan Permen. Kegiatan ini tidak hanya menjadi acara perpisahan, tetapi juga ajang pelestarian budaya lokal melalui komedi, dagelan, dan candaan yang mendidik.”
Ia menekankan bahwa konten-konten komedi Nano Bukan Permen sangat relevan dan aman ditonton oleh semua kalangan. “Tidak ada unsur menjatuhkan, tidak menjelek-jelekkan, apalagi berkata kotor. Kami yakin mereka akan menjadi hiburan spesial bagi keluarga besar Smamita,” pungkasnya. (*)
Penulis Nashiiruddin Editor Wildan Nanda Rahmatullah






0 Tanggapan
Empty Comments