Rasa syukur dan bangga disampaikan Kepala SMP Muhammadiyah 2 Surabaya, Achmad Jamaluddin, saat menerima kabar kemenangan melalui pesan WhatsApp, dari siswa-siswi yang berhasil meraih dua medali emas pada ajang Olympic Ahmad Dahlan (OlympicAD) VIII tingkat nasional di Makassar, (12–14/2/2026).
“Alhamdulillah, rasa syukur kepada Allah yang telah memberikan langsung 2 emas pada OlympicAD Makassar. Kita semua berharap, kemenangan ini menjadi langkah awal pembuka tahun untuk terus berprestasi dengan gemilang,” ujarnya.
Emas pertama dalam kompetisi ini dipersembahkan oleh Rania Izzati Akbar (8F) dan Ayska Gebrina Rizqy (8G) dari cabang lomba Majalah Sekolah, setelah melalui persaingan ketat dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Sejak tahap awal lomba, keduanya menunjukkan konsistensi kualitas karya, mulai dari ide, kreativitas desain, hingga ketepatan penyajian isi.
Rania mengungkapkan rasa harunya setelah diumumkan sebagai pemenang. “Sangat senang sekaligus bangga bisa membawa nama sekolah di tingkat nasional,” ujarnya. Terlebih proses yang dilalui tidak mudah karena harus menyusun konsep majalah dalam waktu terbatas.
Senada dengan itu, Ayska juga mengaku pengalaman tersebut menjadi momen tak terlupakan.
“Tekanan lombanya cukup tinggi, jadi menjaga fokus itu bagian tersulit, tapi justru di situ tantangannya,” tuturnya.
Menurut keduanya, kunci keberhasilan terletak pada disiplin latihan, keberanian mencoba, serta doa dan dukungan dari guru pembimbing. Mereka menjalani latihan rutin sebelum lomba, termasuk simulasi kompetisi dan evaluasi karya agar setiap detail semakin matang saat tampil di hadapan juri.
Medali emas kedua diraih oleh Rizvan Akmal Ramadhan Suratie (9D) yang sukses menyabet gelar juara dari cabang News Reading. Pada kategori ini peserta harus melewati dua tahap: babak penyisihan dan final, dengan membacakan naskah berita yang berbeda, dalam Bahasa Inggris. Penilaian dari para juri ditekankan pada fluency, pronunciation, expression, performance, dan timing.
Rizvan mengaku tantangan terberat adalah menjaga stabilitas ekspresi dan intonasi hingga akhir penampilan.
“Alhamdulillah tidak menyangka bisa meraih emas. Semua latihan terasa terbayar,” ujarnya.
Selain ketiganya, kontingen SMP Muhammadiyah 2 Surabaya diperkuat oleh Nailah Fenti Ramadhani (8F) yang juga menunjukkan performa luar biasa pada cabang Hifdzil Quran. Meski belum meraih juara, nilai yang diperoleh sangat tipis dari posisi pemenang, menandakan kualitas dan potensi besar yang dimiliki.






0 Tanggapan
Empty Comments