Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro Terapkan Buku Ramadan Selama Bulan Suci

Iklan Landscape Smamda
SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro Terapkan Buku Ramadan Selama Bulan Suci
Suasana Tadarus/Murojaah di serambi Masjid, dipotret oleh Tim Tahfiz SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro (Rahayu Dwi Usodo/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro melaksanakan Program Buku Ramadan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual murid selama bulan suci Ramadan. Program ini dirancang untuk mendampingi aktivitas ibadah murid agar tetap terarah, produktif, dan memiliki nilai edukatif.

Kepala SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro, Ferry Yudha Pratama, S.Pd., M.Pd., Gr., menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting dalam pendidikan karakter. Sekolah, menurutnya, tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan akhlak serta pembiasaan perilaku positif murid.

“Melalui Program Buku Ramadan, murid diajak untuk membiasakan diri menjalankan ibadah secara konsisten sekaligus melakukan refleksi terhadap aktivitas harian yang dijalani selama bulan suci,” ungkapnya.

Melalui buku tersebut, murid mencatat berbagai kegiatan keagamaan yang dilakukan setiap hari. Kegiatan itu meliputi pelaksanaan puasa, salat fardu dan sunah, tadarus Al-Qur’an, merangkum materi ceramah atau kajian Ramadan, hingga menuliskan refleksi pribadi atas pengalaman spiritual yang diperoleh. Pencatatan tersebut dilakukan secara rutin selama bulan Ramadan.

Program Buku Ramadan dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan sebagai bagian dari implementasi pembinaan karakter di lingkungan sekolah. Kegiatan ini juga dikaitkan dengan penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya pada aspek pembiasaan beribadah.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Dengan adanya buku tersebut, murid memiliki panduan tertulis dalam menjalankan dan mencatat aktivitas ibadah sehari-hari.

Selain sebagai bagian dari program sekolah, Buku Ramadan dirancang untuk melatih kejujuran dan tanggung jawab murid. Murid didorong untuk menuliskan kegiatan ibadah secara apa adanya sehingga catatan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran diri. Pencatatan yang dilakukan secara mandiri diharapkan membantu murid mengenali perkembangan ibadahnya selama Ramadan.

Program ini juga melibatkan peran orang tua dalam mendampingi kegiatan ibadah anak di rumah. Orang tua diharapkan dapat memberikan pengawasan serta dukungan selama murid menjalankan aktivitas ibadah dan mengisi Buku Ramadan. Melalui kolaborasi antara sekolah dan keluarga, pembinaan karakter murid selama Ramadan diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu