Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Suli Daim, menyambut positif gagasan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong hadirnya mata pelajaran khusus tentang lingkungan di sekolah.
Politisi PAN tersebut menilai maraknya bencana alam di berbagai daerah menjadi pengingat bahwa kelestarian alam Indonesia tengah menghadapi tantangan serius.
“Saya sangat mendukung dan mengapresiasi arahan Presiden Prabowo mengenai pentingnya pendidikan lingkungan menjadi mata pelajaran di sekolah,” ujarnya, Ahad (30/11/2025).
Menurut pria kelahiran Lamongan itu, pendidikan lingkungan memegang peran strategis sebagai solusi mendasar untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap alam.
“Pendidikan lingkungan memungkinkan peserta didik memahami isu-isu ekologis, terlibat dalam penyelesaian masalah, dan mengambil tindakan yang bertanggung jawab,” terang Wakil Ketua Majelis Pustaka, Informatika, dan Digitalisasi PWM Jatim tersebut.
Suli Daim menambahkan, melalui pendidikan lingkungan yang terstruktur, masyarakat akan memperoleh banyak manfaat, antara lain pemahaman yang lebih kuat tentang masalah ekologis, dampaknya pada kehidupan, serta pentingnya konservasi demi generasi mendatang.
Ia juga menekankan perlunya perubahan perilaku menjadi lebih ramah lingkungan, seperti menghemat energi, menggunakan transportasi umum, dan mendukung reboisasi kawasan hijau.
“Pemahaman menyeluruh tentang hubungan manusia dengan lingkungan sangat penting untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Suli Daim menyatakan bahwa pendidikan lingkungan berperan sebagai jembatan untuk menutup kesenjangan pengetahuan sekaligus mendorong aksi kolektif dalam menjaga kelestarian alam.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyoroti ancaman perubahan iklim yang terus memicu kerusakan lingkungan. Ia menilai pendidikan lingkungan yang saat ini sudah dikenalkan di sekolah perlu diperkuat, bahkan disusun menjadi silabus mata pelajaran agar lebih efektif. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments