Dalam rangka menanamkan nilai-nilai luhur dan meneladani akhlak Rasulullah Saw, SMK Teladan yang baru menerima angkatan pertama menyelenggarakan kegiatan bakti sosial bertajuk Social Day. Acara ini dipusatkan di Griya Lansia Miftahul Janah, Tulangan, Sidoarjo pada Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sekolah untuk membentuk karakter siswa yang peduli sosial, berempati, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Kepala SMK Teladan, Muhammad Arief MPd, menjelaskan bahwa ide kegiatan ini lahir dari diskusi bersama guru dan siswa. “Kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa-siswa kami tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama. Kisah-kisah Rasulullah Saw yang selalu menghormati dan menyayangi orang yang lebih tua, terutama kaum dhuafa, menjadi inspirasi utama kami,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini, sangat penting mengajarkan siswa tentang nilai-nilai kemanusiaan yang sering kali terlupakan.
Acara dimulai setelah pembelajaran selesai. Sekitar pukul 13.00, puluhan siswa angkatan pertama SMK Muhammadiyah 3 Tulangan (Milan) dari Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) berkumpul di halaman sekolah sebelum berangkat menuju Griya Lansia.
Setibanya di lokasi, mereka disambut hangat oleh pengurus panti dan para lansia. Wajah-wajah penuh keriput itu tampak berseri-seri menerima kedatangan para siswa.

Kegiatan inti diawali dengan sambutan singkat Kepala Sekolah yang menekankan keutamaan berbakti kepada orang tua. Ia juga mengutip hadis Rasulullah Saw yang menekankan pentingnya berbuat baik kepada orang-orang yang lebih tua. “Rasulullah Saw adalah teladan terbaik dalam hal ini. Beliau tidak pernah membedakan kasih sayangnya, bahkan kepada orang yang bukan sanak saudaranya. Beliau selalu menyayangi dan mengasihi orang-orang yang lemah dan membutuhkan,” terang Pak Arief.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan kegiatan interaktif yang melibatkan siswa dan lansia. Suasana hangat tercipta saat keduanya saling berbagi cerita dan tawa.
Puncak acara ditandai dengan penyerahan donasi sembako dari seluruh civitas akademika SMK Milan. Wali kelas X DKV, Nurul Hidayati SPd, menyampaikan rasa bangganya terhadap inisiatif siswa. “Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan materi, tetapi juga tentang memberikan kasih sayang dan perhatian. Ini adalah pendidikan karakter yang sesungguhnya. Saya berharap kegiatan ini menjadi tradisi tahunan dan menular ke sekolah-sekolah lain,” tuturnya.
Acara Social Day ditutup dengan doa bersama dan sesi foto. Raut haru dan bahagia terpancar dari wajah para lansia maupun siswa. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga tentang arti kepedulian, empati, dan berbagi bagi generasi muda. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments