Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sosialisai Tanamkan Budaya Siaga Bencana MDMC Lamongan di MA Muhammadiyah 9 Al Mizan Lamongan

Iklan Landscape Smamda
Sosialisai Tanamkan Budaya Siaga Bencana MDMC Lamongan di MA Muhammadiyah 9 Al Mizan Lamongan
Sosialisai Tanamkan Budaya Siaga Bencana MDMC Lamongan di MA Muhammadiyah 9 Al Mizan Lamongan (Affan Alfian/PWMU.CO)
pwmu.co -

Melalui kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), MDMC Lamongan mengajak ratusan siswa MA Muhammadiyah 9 Al-Mizan belajar kesiapsiagaan, mitigasi, dan tanggung jawab sosial menghadapi bencana.

Suasana Masjid Al Ghoihab Kampus 2 Asrama Putra pagi itu terasa berbeda. Sekitar 200 siswa MA Muhammadiyah 9 Al Mizan, dari kelas X hingga XII, berkumpul antusias mengikuti kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diselenggarakan oleh Disaster Management Center (MDMC) Lamongan.

Belajar Kesiapsiagaan Sejak Dini

Dalam sambutannya, Mei Runa Eka Wati, S.Pd, Waka Kurikukul MA Muhammadiyah 9 Lamongan yang Mewakili Kepala Madrasah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi bagian penting dari pendidikan karakter dan kepedulian sosial.

“Perlu dipahami bahwa Sosialisasi SPAB ini adalah bagian dari proses pendidikan. Mau sekarang, saat kuliah, atau nanti saat bekerja, ilmu ini pasti berguna,” ujarnya memberi semangat.

Ketua MDMC Lamongan, Dr. Afan Alfian, turut menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana sebagai keterampilan hidup yang harus dimiliki setiap siswa.

“Hari ini kita belajar tiga hal: mengenal bencana, memahami peran siswa dalam penanggulangan di sekolah, dan mengenal gempa bumi serta cara menanganinya,” jelasnya.

Ia kemudian memberikan analogi yang mudah dipahami peserta.

“Kenapa kita perlu mengenal bencana? Sama seperti kita mengenal api. Kalau kita tidak tahu bahwa api itu panas dan bisa membakar, kita takkan tahu apa yang harus dilakukan ketika ada api. Begitu juga dengan bencana,” ujarnya disambut anggukan para siswa.

Ketua MDMC Lamongan, Dr. Afan Alfian, memberikan materi tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana kepada siswa MA Muhammadiyah 9 Al-Mizan Lamongan dalam kegiatan Sosialisasi SPAB, Kamis (23/10/2025)

Iklan Landscape UM SURABAYA

Materi Interaktif dan Simulasi Lapangan

Dua fasilitator SPAB dari MDMC Lamongan, Mochammad Muzaki dan Indri Cahya Ningrum, menjadi narasumber dalam sesi utama. Indri mengulas Pengenalan Kebencanaan dengan menampilkan berbagai jenis bencana yang kerap terjadi di Indonesia serta langkah-langkah mitigasinya.

Sementara Muzaki mengajak peserta memahami Peran Siswa dalam Penanggulangan Bencana di Sekolah dengan gaya interaktif dan penuh semangat.

Setelah sesi teori, para siswa diajak turun langsung melakukan simulasi jalur evakuasi. Mereka belajar mengenali titik kumpul, memahami tanda-tanda bahaya, serta mempraktikkan langkah cepat dan aman jika bencana terjadi.

Ketua MDMC Lamongan Dr. Afan Alfian menjelaskan peta jalur evakuasi kepada para siswi MA Muhammadiyah 9 Al-Mizan Lamongan saat kegiatan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Kamis (23/10/2025).

Melatih Kepedulian dan Kepemimpinan

Kegiatan ini tidak hanya melatih kesiapsiagaan, tetapi juga menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan solidaritas. Siswa dilatih untuk saling membantu, tetap tenang, dan berpikir jernih dalam situasi darurat.

 “Melalui SPAB, kami ingin siswa menjadi pelopor keselamatan di sekolah, memahami risiko lingkungan sekitar, dan berperan aktif menciptakan budaya aman,” tutur Afan Alfian di akhir kegiatan.

Dengan semangat belajar yang tinggi, kegiatan SPAB di MA Muhammadiyah 9 Al Mizan Lamongan ini menjadi bukti nyata kolaborasi pendidikan dan kemanusiaan — menyiapkan generasi muda yang tangguh, peduli, dan siap menghadapi bencana dengan ilmu serta kesadaran. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu