Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SPEMAJU Peringati Hari Pahlawan Lewat Drama Kolosal Tanah Airku yang Penuh Makna

Iklan Landscape Smamda
SPEMAJU Peringati Hari Pahlawan Lewat Drama Kolosal Tanah Airku yang Penuh Makna
Drama kolosal SMP Muhammadiyah 7 Cerme. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana lapangan SMP Muhammadiyah 7 Cerme (SPEMAJU) tampak semarak pada Senin pagi (10/11/2025). Tepat pukul 07.30, peringatan Hari Pahlawan diawali dengan upacara bendera yang diikuti siswa-siswi dari SD, SMP, dan SMA Muhammadiyah di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Cerme.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Setyo Hadi menyampaikan pesan inspiratif kepada peserta agar generasi muda, khususnya generasi alpha, terus bersemangat belajar dan meraih prestasi gemilang demi bangsa.

Usai upacara, acara berlanjut dengan penampilan drama kolosal bertema “Tanah Airku” yang memukau seluruh hadirin. Drama ini diperankan oleh siswa kelas VIII SPEMAJU dan menjadi puncak acara peringatan Hari Pahlawan tahun ini.

Ide Cemerlang dari Kolaborasi Seni

Gagasan pementasan drama kolosal berawal dari pemikiran Kepala Sekolah SPEMAJU, Yuli Kusminarsih, S.Pd. Dalam diskusi bersama guru seni budaya Syamsul Arifin, muncul ide untuk memperingati Hari Pahlawan melalui pertunjukan teater yang bertema nasionalisme.

Yuli Kusminarsih menyambut antusias usulan tersebut dan menambahkan dua lomba pendukung, yaitu lomba orasi dan lomba baca puisi. Lomba orasi diikuti siswa kelas VII dan IX dengan juri Ida Maimunah dan Nur Isroah, sedangkan lomba baca puisi dinilai oleh Kumala Nur dan Syamsul Arifin.

Syamsul Arifin tak hanya menulis naskah dan menyutradarai drama kolosal “Tanah Airku,” tetapi juga melibatkan kelas seni Sinau Budaya SPEMAJU sebagai tim produksi utama. Kegiatan ini turut berkolaborasi dengan MATIG Art Production SMK Muhammadiyah 3 Gresik, menjadikannya ajang pembelajaran lintas sekolah.

Refleksi Nilai Kepahlawanan untuk Generasi Alpha

Pertunjukan drama berlangsung menegangkan dan mengharukan. Adegan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan membuat penonton seolah terbawa ke masa-masa perlawanan bangsa Indonesia.

Di akhir pementasan, Kepala Sekolah Yuli Kusminarsih menyampaikan refleksi bermakna. Ia mengingatkan bahwa menjadi pahlawan di masa kini bukan lagi dengan senjata, melainkan dengan belajar, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Ia menegaskan lima nilai kepahlawanan bagi generasi alpha:

  1. Giat belajar dan berprestasi.
  2. Hormat kepada orang tua dan guru.
  3. Bijak dalam menggunakan media sosial.
  4. Berani menolak bullying, narkoba, dan tawuran.
  5. Berkarakter jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan peduli terhadap sesama.

“Perjuangan kita hari ini adalah melawan kemalasan, kebodohan, dan berita bohong. Jadilah pahlawan yang membawa perubahan positif,” ujarnya.

Drama Kolosal Jadi Pembelajaran Bermakna

Guru seni budaya sekaligus sutradara, Syamsul Arifin, mengungkapkan bahwa proses persiapan drama hanya memakan waktu dua minggu. Meski singkat, para siswa mampu tampil total karena telah mempelajari teknik pantomime dalam pembelajaran sebelumnya.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Drama kolosal ini menjadi cara kami merefleksikan Hari Pahlawan lewat seni pertunjukan. Siswa belajar ekspresi, disiplin, dan kerja sama,” tuturnya.

Salah satu siswa kelas IX, Muhammad Arjun Tanjung, mengaku terinspirasi oleh pementasan tersebut.

“Drama ini membangkitkan semangat kami untuk terus berprestasi dan mencintai tanah air,” ujarnya.

Sementara itu, Aqilah Naisyah Zhaafirah, Ketua MATIG Art Production SMK Muhammadiyah 3 Gresik, merasa bangga bisa berkolaborasi dengan SPEMAJU.

“Project ini bukan hanya tentang pertunjukan, tetapi juga tentang proses belajar dan kerja sama lintas sekolah,” katanya.

Siswi kelas VIII A, Yasmine Ishtar Namita Rafanadyas, juga menyampaikan kesan mendalam.

“Latihannya memang melelahkan, tapi kami bangga bisa berperan dalam drama ini. Kami belajar arti perjuangan dan kerja sama,” ujarnya penuh semangat.

Drama kolosal “Tanah Airku” tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pendidikan karakter. Melalui seni, siswa belajar menghargai jasa pahlawan dan menumbuhkan semangat nasionalisme.

Peringatan Hari Pahlawan di SMP Muhammadiyah 7 Cerme tahun ini pun menjadi momentum reflektif — mengingatkan generasi muda bahwa perjuangan belum berakhir, hanya berganti bentuk: dari medan perang menuju medan ilmu dan pengabdian. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡