Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spemutu Gresik Gelar Workshop Deep learning, Ini Bahasannya

Iklan Landscape Smamda
Spemutu Gresik Gelar Workshop Deep learning, Ini Bahasannya
pwmu.co -

PWMU.CO – Dalam rangka peningkatan mutu pendidikan di jenjang SMP, sebanyak 40 guru dari SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik, SD Muhammadiyah komplek Gresik kampus A dan B mengikuti workshop bertajuk “Deep learning dalam pembelajaran dan implementasi” pada Jumat (01/08/2025).

Kegiatan yang berlangsung di aula Al Qolam lantai dua jalan KH Kholil No 90 Gresik Jawa Timur tersebut menghadirkan fasilitator balai besar guru dan tenaga kependidikan (BBGTK) Jatim, Dr Nur Fauziah SPd MPd.

Sebagai informasi, Nur Fauziah juga merupakan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

Workshop ini terlaksana sebagai bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Muhammadiyah yang berkemajuan.

Dalam sambutannya, Kepala Spemutu Gresik, Sulistyaningsih MPd, menyampaikan pentingnya peran guru sebagai teladan dan fasilitator pembelajaran.

“Melalui workshop ini, kami berharap para guru dapat merancang proses pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada transfer pengetahuan. Tetapi juga menumbuhkan pemahaman mendalam dan nilai-nilai luhur pada diri siswa” ujarnya.

“Dan juga sebagai jawaban atas tantangan pendidikan yang saat ini sangat cepat sekali perubahan baik kebijakan serta pengaplikasian kurikulum mengikuti kementrian pendidikan yang baru” jelasnya.

Kegiatan workshop tersebut berlangsung dengan lancar dan antusias yang tinggi dari bapak ibu guru.

Dalam paparannya didepan audiens, Dr Nur Fauziah SPd MPd membuka materi dengan memberikan contoh studi kasus seorang guru IPA bernama Bu Rini yang masuk kelas langsung menuliskan materi tentang perubahan energi, sumber energi hingga cara penghemat energi.

Kemudian, ia menyuruh siswa nya untuk mencatat di buku masing masing serta menginstruksikan untuk mengerjakan lembar kerja siswa (LKS). Setelah itu meninggalkan kelas dengan lampu masih menyala dan kipas angin yang belum dimatikan.

Tak lama berselang Bu Fauziyah memberikan pertanyaan pematik kepada audiens. “Menurut bapak ibu, jika gurunya seperti Bu Rini, pembelajarannya bagaimana?”, “ada yang mau berkomentar?” lanjutnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Opini Peserta Workshop

Anita Erliansah yang duduk di barisan depan dengan sigap mengangkat tangannya. Menurutnya pembelajaran yang berlangsung pada studi kasus tersebut tidak mencerminkan proses pembelajaran di mana transfer knowledge tidak terakomodir, siswa hanya mencatat materi sehingga kedalaman pemahaman tidak tercapai.

Senyum lebar pun terlihat jelas di wajah Bu Fauziyah menandakan setuju dengan opini yang terlontar oleh peserta audiens workshop tersebut.

“Bapak ibu, harapan pak Menteri kita dalam proses pembelajaran menekankan bahwa pembelajaran mendalam (deep learning) mendorong siswa untuk menghubungkan ide-ide, menganalisis informasi, dan menerapkan pengetahuan dalam konteks nyata. Sehingga akan tercipta pembelajaran yang berkesadaran (mindfullnes learning), pembelajaran yang bermakna (Meaningfull learning ) serta pembelajaran yang menyenangkan (Joyfull learning). Sehingga sangat relevan untuk membentuk karakter siswa Muhammadiyah yang Berkemajuan, yaitu karakter yang cerdas, berakhlak mulia, dan inovatif” jelasnya.

Lebih lanjut, Fauziah memaparkan beberapa strategi praktis yang dapat terlaksana oleh para guru. Seperti rumus 8-3-3-4 dengan salah satu strateginya meliputi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).

Di mana siswa tertantang untuk menyelesaikan suatu masalah atau membuat karya yang membutuhkan pemikiran kritis dan kolaborasi. Selain itu, ia juga mendorong guru untuk menggunakan teknologi digital secara bijak guna mendukung eksplorasi pengetahuan dan kreativitas siswa.

Pada sesi tindak lanjut, para peserta workshop langsung mempraktekkan membuat rancangan pembelajaran mendalam di rumpun masing masing guru mata pelajaran.

Dengan runtut dan sabar dekan UMG tersebut membimbing dan mengarahkan bapak ibu dalam mengisi desain pembelajaran di kelas, tampak sekali guru antusias mengikuti setiap momen.

Harapannya, ilmu dan wawasan dari workshop ini dapat segera terimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Demi terwujudnya generasi muda Muhammadiyah yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu