Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Spesial 37 Tahun PRM Wage, Pengusaha Kubah Masjid Ajak Masyarakat Ngaji di Hotel

Iklan Landscape Smamda
Spesial 37 Tahun PRM Wage, Pengusaha Kubah Masjid Ajak Masyarakat Ngaji di Hotel
Suasana kajian ahad 1 Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PRM Wage di Neo+ Hotel Waru Sidoarjo. (Nanda Dwi FP/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ada yang berbeda dalam Kajian Ahad ke-1 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Wage kali ini. Dalam rangka memperingati Milad ke-37 PRM Wage, kegiatan rutin tersebut dikemas secara istimewa dengan tema “Indahnya Kebersamaan dengan Memberi dan Berbagi”, dan digelar di Hotel NEO+ Waru Sidoarjo, Ahad (6/10/2025).

Biasanya kajian ini dilaksanakan secara bergilir dari rumah ke rumah warga. Namun kali ini, suasananya terasa lebih semarak dan hangat. Lebih dari 250 jamaah hadir memenuhi ballroom hotel, mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias.

Pengusaha Kubah Masjid Jadi Tuan Rumah

Tuan rumah kajian spesial ini adalah pasangan H. Faizal Muzammil dan Hj. Anita. H. Faizal dikenal sebagai pengusaha kubah masjid sekaligus Owner PT Mikro Dua Ribu. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Lazismu Unit Wage dan kini aktif di Majelis Ekonomi PRM Wage.

Sebelum kajian dimulai, para jamaah menikmati sajian makan malam yang telah disiapkan oleh tuan rumah sambil menyaksikan tayangan video kegiatan Muhammadiyah dan Aisyiyah Wage. Suasana semakin khidmat saat acara dilanjutkan dengan tadarus bersama yang dipimpin oleh Ustadz Malik Ibrahim dari Pemuda Muhammadiyah Wage.

Dalam sambutannya, Ketua PRM Wage H. Harna, ST menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan seluruh jamaah yang terus membersamai Muhammadiyah Wage selama ini.

“Di usia ke-37 tahun ini, kami berharap PRM Wage dapat terus menjadi wadah yang memfasilitasi masyarakat untuk belajar, beramal, dan berlomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat),” ujarnya penuh semangat.

Tausiyah: Organisasi Besar Butuh Kebersamaan

Acara inti diisi tausiyah oleh Ustadz Dr. Sam’un, M.Ag. Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa organisasi besar seperti Muhammadiyah tidak bisa dirawat sendirian.

“Harus ada kerja sama antara anggota, jamaah, dan masyarakat. Hanya dengan kebersamaan cita-cita dakwah akan tumbuh dan berhasil,” tuturnya.

Beliau juga berpesan agar para jamaah memiliki kelapangan dada dalam berdakwah.

“Ketika seseorang berlapang dada di jalan dakwah, ia akan menjadi pribadi yang pemaaf, sabar, dan ikhlas dalam menghadapi perbedaan, kesulitan, maupun kritik. Inilah kunci ketenangan dalam perjuangan,” pesan Dr. Sam’un menutup tausiyahnya.

Acara ditutup dengan doa bersama yang penuh haru. Sebagai bentuk apresiasi, PRM Wage memberikan doorprize uang tunai kepada jamaah yang hadir. Sementara itu, tuan rumah juga menyiapkan souvenir spesial berupa jilbab untuk jamaah putri dan alat cukur elektrik untuk jamaah putra.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan malam itu menjadi simbol nyata dari tema kajian, bahwa kebahagiaan sejati hadir ketika kita mau memberi, berbagi, dan bersama dalam kebaikan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu