Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperluas wawasan pengelolaan pendidikan bertaraf internasional, Kepala SD Muhammadiyah 9 Surabaya bersama para kepala SD/Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah se-Kota Surabaya melaksanakan kegiatan studi komparatif ke Indonesian School in Makkah (ISM), Arab Saudi, pada Selasa-Sabtu (13–24/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan menggali praktik baik (best practices) dalam kepemimpinan sekolah, implementasi kurikulum, pembentukan karakter peserta didik, serta penguatan budaya sekolah. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Indonesian School in Makkah, Mustafa, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan gambaran umum tentang sekolah yang dipimpinnya.
Mustafa menjelaskan berbagai tantangan yang dihadapi, di antaranya keterbatasan jumlah guru yang berdampak pada beban mengajar lebih dari 40 jam pelajaran per pekan. Meski demikian, Indonesian School in Makkah tetap mampu mencatat berbagai prestasi akademik dan nonakademik di tingkat nasional maupun internasional berkat komitmen dan budaya kerja yang kuat.
Pemaparan selanjutnya disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang menjelaskan sistem pendidikan, pengelolaan kurikulum, kegiatan ekstrakurikuler, serta strategi pembinaan prestasi siswa yang terintegrasi dengan penguatan karakter dan nilai keislaman.
Indonesian School in Makkah mengusung visi “Menjadi Sekolah Ramah Anak untuk Membentuk Insan Religius.” Visi tersebut diwujudkan melalui penanaman nilai inti, pembiasaan karakter, serta budaya sekolah yang konsisten.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian dalam kunjungan ini adalah program tahfidz Al-Qur’an yang dijadwalkan dua jam pelajaran setiap hari. Program ini secara konsisten membentuk peserta didik yang religius, berkarakter kuat, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Kepala SD Muhammadiyah 9 Surabaya, Aris Wahyuningsih, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat serta keterbukaan yang diberikan pihak sekolah. Menurutnya, kunjungan ini memberikan inspirasi penting bahwa mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga oleh visi yang jelas, budaya sekolah yang hidup, serta komitmen seluruh warga sekolah.
“Kegiatan Study Inspiration Journey ini menjadi pengalaman yang sangat berharga. Studi komparatif ke Indonesian School in Makkah membuka wawasan tentang bagaimana penguatan karakter Islami, kedisiplinan, serta manajemen sekolah diterapkan dalam lingkungan internasional tanpa meninggalkan jati diri pendidikan Muhammadiyah,” jelasnya.
“Banyak praktik baik yang ditemukan, mulai dari pembiasaan ibadah, pengelolaan kelas, hingga budaya sekolah yang tertib dan berkarakter. Inspirasi dari ISM diharapkan dapat diadaptasi dan diimplementasikan di SD Muhammadiyah 9 Surabaya untuk meningkatkan mutu pendidikan serta membentuk generasi yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan berdaya saing,” ungkapnya.
Melalui kegiatan studi komparatif ini, sekolah-sekolah Muhammadiyah di Surabaya diharapkan dapat mengadaptasi berbagai praktik baik dari Indonesian School in Makkah guna memperkuat mutu pendidikan, pembentukan karakter, serta daya saing peserta didik di masa depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments