Sebanyak 76 siswa SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) memperoleh pengalaman belajar langsung tentang dunia industri melalui kegiatan study visit ke PT Yakult Indonesia Persada di Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026).
Kunjungan edukatif yang didampingi 10 guru tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan sekolah untuk memperluas wawasan siswa mengenai proses produksi minuman probiotik sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya industri berbasis kesehatan.
Rombongan siswa mulai berkumpul di sekolah sejak pukul 06.00 WIB untuk mengikuti arahan guru terkait pembagian bus dan tempat duduk. Sebelum keberangkatan, siswa melakukan presensi dan berdoa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon kelancaran dan keselamatan selama kegiatan berlangsung.
Perjalanan menuju lokasi dimulai pukul 06.30 WIB dan rombongan tiba di PT Yakult Indonesia Persada pada pukul 08.07 WIB.
Setibanya di lokasi, siswa diarahkan untuk menyiapkan dua botol Yakult kosong yang telah dibawa dari rumah serta alat tulis. Mereka kemudian berbaris rapi memasuki ruang penerimaan dan menyerahkan botol tersebut kepada staf perusahaan sebagai bagian dari prosedur kunjungan edukasi.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi mengenai profil perusahaan dan proses produksi Yakult. Dalam sesi ini, siswa menerima satu botol Yakult untuk dikonsumsi sembari mendengarkan penjelasan tentang komposisi produk, tahapan produksi, serta peran bakteri baik Lactobacillus casei Shirota strain dalam menjaga kesehatan pencernaan.
Materi tersebut memberikan gambaran nyata mengenai penerapan ilmu pengetahuan dalam industri minuman probiotik.
Usai pemaparan materi, siswa mengikuti tour perusahaan yang dipandu langsung oleh staf PT Yakult Indonesia Persada. Dalam kesempatan tersebut, siswa diajak melihat berbagai fasilitas produksi, mulai dari ruang Quality Control (QC), ruang pelarutan, ruang kultur, ruang pencampuran, ruang produksi botol, hingga ruang pelabelan dan pengemasan.
Kunjungan ini memberi kesempatan kepada siswa untuk menyaksikan secara langsung proses produksi Yakult dengan standar industri modern.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab di ruang pemaparan materi. Antusiasme siswa terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan terkait proses produksi dan manfaat produk probiotik. Pada akhir sesi, siswa juga menerima tambahan dua botol Yakult sebagai bagian dari rangkaian kunjungan edukatif.
Kepala SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo, Muhammad Husen Al Asy’ari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Yakult Indonesia Persada atas kesempatan yang diberikan kepada siswa untuk belajar secara langsung di lingkungan industri.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan siswa serta memotivasi mereka untuk terus belajar dan mengenal dunia industri sejak dini,” ujarnya.
Sebagai penutup, rombongan siswa dan guru melakukan sesi foto bersama di area pintu masuk perusahaan. Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Sumber Dandang Park di Prigen, Pasuruan, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan study visit. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments