Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sukses Ciptakan Lukisan Digital Mendikdasmen, Siswa Internasional Class Smamita Hasilkan Karya dalam Waktu Singkat

Iklan Landscape Smamda
Sukses Ciptakan Lukisan Digital Mendikdasmen, Siswa Internasional Class Smamita Hasilkan Karya dalam Waktu Singkat
Hasil lukisan digital dari Alisha Azzahra siswi Internasional Class XII-5 diberikan pada mantan kepala SMA Muhammadiyah 1 Taman. Foto: Satrio/PWMU.CO
pwmu.co -

Kreativitas siswa kembali ditunjukkan melalui karya seni digital yang sarat makna. Alisha Azzahra, siswi Internasional Class XII-5 SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita), berhasil menyelesaikan enam lukisan digital dalam waktu terbilang singkat, yakni semalam setengah hari.

Karya tersebut dipersembahkan sebagai kenang-kenangan dalam acara Family Gathering Smamita yang juga menghadirkan mantan kepala sekolah Smamita. Kegiatan berlangsung di Rangguwuni Meeting Room, Shanaya Resort, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat–Sabtu (16–17/1/2026).

Hasil karya Alisha diberikan kepada Wakil Ketua Dikdasmen PCM Sepanjang Dr Wahono, mantan Kepala Smamita Drs Zainal Arif Fakhrudi, MM, Ustadz Nadjih Ihsan, Direktur Smamita Edwin Yogi Laayrananta, MIKom, serta keluarga besar dari almarhum dua mantan kepala sekolah Smamita pada era sebelumnya.

Family Gathering ini selain dirancang sebagai sarana membangun komunikasi dan silaturahmi, juga menjadi aktivitas kebersamaan yang mendorong terciptanya suasana akrab dan menyenangkan.

Dalam proses pembuatannya, Alisha mengungkapkan bahwa tantangan terbesar yang dihadapi adalah mengejar tenggat waktu yang telah ditentukan. Meski demikian, hal tersebut justru menjadi pemicu baginya untuk lebih fokus dan maksimal dalam menuangkan ide ke dalam karya.

“Pembuatannya dalam waktu semalam setengah hari setelah informasi tersebut diberikan oleh Direktur Smamita. Tentunya hal tersulit adalah mengejar deadline yang diberikan,” ujar Alisha. Ia juga pernah membuat lukisan digital untuk Prof. Dr Abdul Mu’ti, M.Ed, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, saat berkunjung ke Smamita.

Lukisan digital yang dihasilkan memiliki konsep visual menyerupai poster, namun dikemas dengan teknik campuran antara desain grafis dan lukisan digital. Perpaduan ini menghadirkan tampilan yang unik dan komunikatif sehingga pesan yang ingin disampaikan dapat diterima secara efektif oleh publik.

“Seperti semacam poster, tetapi gambarnya juga campuran lukisan digital, jadi konsepnya perpaduan,” tambahnya.

Alisha berharap karya yang telah dibuat dapat memenuhi harapan serta memberi manfaat yang lebih luas. Ia menegaskan bahwa karya tersebut diniatkan untuk tujuan positif dan sebagai kenang-kenangan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Semoga puas dengan hasil yang sudah saya lakukan dengan waktu yang begitu singkat,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur SMA Muhammadiyah 1 Taman Edwin Yogi Laayrananta, MIKom, memberikan apresiasi dan menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut. Menurutnya, lukisan digital yang dihasilkan Alisha menunjukkan keberhasilan pembelajaran kreativitas di bidang seni.

“Meskipun waktu yang saya berikan sangat singkat, enam lukisan ini mampu menunjukkan kreativitas yang luar biasa. Ini bukti bahwa siswa Smamita tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu mengekspresikan ide kreatif melalui media digital dengan cepat dan tepat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemampuan menciptakan karya digital dalam waktu singkat mencerminkan kesiapan siswa menghadapi tantangan global, khususnya di era industri kreatif dan teknologi.

“Pembelajaran di Smamita memang diarahkan untuk membangun pola pikir inovatif, kemampuan problem solving, dan penguasaan teknologi,” imbuhnya.

Melalui lukisan digital ini, Alisha menunjukkan bahwa kreativitas, komitmen, dan manajemen waktu yang baik dapat melahirkan karya berkualitas meski dalam keterbatasan waktu, dan hal tersebut bukanlah sebuah rintangan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu