Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sukses Raih Gelar Magister, Luluk Humaidah Ajak Generasi Muda Tak Berhenti Menuntut Ilmu

Iklan Landscape Smamda
Sukses Raih Gelar Magister, Luluk Humaidah Ajak Generasi Muda Tak Berhenti Menuntut Ilmu
Luluk Humaidah, S.Pd.I., M.Pd., didampingi anak-anak, adik, dan cucunya pada acara wisuda pascasarjana. Foto: Istimewa.
pwmu.co -

Kebahagiaan dan rasa syukur terpancar dari Luluk Humaidah, S.Ag., M.Pd., setelah dikukuhkan dalam Wisuda Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) pada Sabtu (25/10/2025).

Di sela kesibukannya sebagai aktivis persyarikatan, istri almarhum Nadjib Hamid ini menempuh studi S-2 Pendidikan Agama Islam dan berhasil menyelesaikannya tepat waktu.

Wanita yang aktif mengajar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 2 Jalan Gadung, Surabaya ini dikenal memiliki semangat luar biasa, ia menitipkan pesan kepada generasi muda.

Ia mengaku terinspirasi oleh sabda Rasulullah “Thalabul ilmi faridhatun ‘ala kulli muslimin” yang berarti “Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.”

“Menuntut ilmu tidak mengenal usia. Bahkan, sebagaimana hadits Uthlubul ‘ilma minal mahdi ilal lahdi’ yang artinya ‘Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat,”ujar Wakil Ketua Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya ini.

Karena itu, lanjutnya, generasi muda hendaknya lebih bersemangat untuk terus menuntut ilmu. Selain menambah wawasan, juga dapat memperluas persaudaraan dan menumbuhkan semangat baru.

“Ilmu juga merupakan bekal menuju kebahagiaan akhirat,” imbuhnya.

Menurutnya, menuntut ilmu itu bukan sekedar mencari formalitas semata, tetapi yang lebih penting mencari ilmu agar derajat kita di mata Allah meningkat.

Dia menyitir Q.S. Mujadalah 11.

يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ

Iklan Landscape UM SURABAYA

Artinya: Allah niscaya akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat

Menurutnya, ijazah hanyalah tanda kelulusan dalam menempuh sebuah studi. Gelar memang otomatis akan didapatkan, namun menurutnya, tidak ada artinya sebuah gelar jika ilmu yang dimiliki tidak dimanfaatkan.

“Karena sebaik-baik manusia adalah yang memberi kebermanfaatan bagi orang lain,” tuturnya.

Kebahagiaan Wakil Ketua Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo Surabaya ini semakin lengkap karena dalam acara pengukuhannya ia didampingi oleh anak-anak, cucu, dan adik-adiknya.

Hanya anak keduanya yang berhalangan hadir karena sedang menempuh studi S-2 di International Islamic University Malaysia (IIUM). Selain itu, sang anak juga tengah mengikuti kegiatan Musyawarah Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (Musypimcab PCIM) ke Malaysia.

“Jadi, hanya melalui video call ia mengucapkan selamat untuk ibunya dan meminta maaf karena belum bisa pulang,” jelasnya.

Dia juga menginformasikan bahwa Ulin, panggilan akrab dari Aunilah Ahmad, memperoleh suara tertinggi dalam Musypimcab PCIM Malaysia. Namun, dalam sidang pleno, ia menyerahkan tampuk kepemimpinan PCIM Malaysia kepada Fauzi Fatkhur, sementara ia sendiri dipercaya sebagai Sekretaris PCIM.

Luluk juga berharap agar anak-anaknya dapat meneruskan perjuangan sang ayah di Persyarikatan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu