Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi melantik Badan Pembina Harian (BPH), Mudir, dan Wakil Mudir Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM) masa jabatan 2026–2030.
Prosesi pelantikan berlangsung di Masjid Islamic Center Universitas Ahmad Dahlan, Jumat (10/4), dan dipimpin langsung oleh Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto.
Dalam struktur kepemimpinan baru, Hamim Ilyas ditetapkan sebagai Ketua BPH, sementara posisi Mudir diemban oleh Muhamad Rofiq Muzakkir. Keduanya menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang dipimpin oleh Muhammad Fahmi Muqoddas sebagai Ketua BPH dan Dahwan Mukhroji sebagai Mudir.
Dalam sambutannya, Ketua PP Muhammadiyah, Syamsul Anwar, menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran BPH dan pimpinan PUTM periode sebelumnya atas dedikasi dan pengorbanan mereka.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Badan Pembina Harian PUTM periode 2021–2025 dan juga kepada mudir beserta seluruh perangkatnya atas jerih payah dan berbagai pengorbanan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada kepemimpinan baru dengan penuh kehangatan.
Selain itu, Syamsul mengingatkan bahwa pelantikan ini bertepatan dengan milad PUTM ke-58 sejak didirikan pada 1968.
“Selamat PUTM yang telah membina kader-kader Muhammadiyah selama lebih dari setengah abad,” tambahnya.
Mudir PUTM periode 2021–2026, Dahwan Mukhroji, menyampaikan refleksi perjalanan kepemimpinannya yang penuh dinamika. Ia mengaku sempat diliputi keraguan saat awal menerima amanah.
“Saat dilantik pertama kali, kami merasa khawatir dan penuh pertanyaan, mungkinkah bisa melaksanakan amanah ini,” tuturnya.
Namun, berkat dukungan berbagai pihak—mulai dari pimpinan, staf, hingga para musrif—ia menilai roda organisasi dapat berjalan dengan baik, meski belum sepenuhnya sempurna.
Ia juga menyinggung perpanjangan masa jabatan yang dijalaninya di tengah tantangan usia dan kompleksitas kelembagaan.
Sementara itu, Mudir PUTM yang baru, Muhamad Rofiq Muzakkir, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus mengembangkan capaian yang telah dirintis sebelumnya.
“Kami berharap kerja sama dalam ekosistem Muhammadiyah untuk mengembangkan pendidikan ulama tarjih ini dapat terus kita lanjutkan,” ujarnya.
Ia mengusung prinsip al-istimrar wat tajdid—keberlanjutan dan pembaruan—sebagai arah kepemimpinannya.
“Hal-hal yang sudah dirintis dengan baik akan kami lanjutkan, dan insyaallah akan kami kembangkan untuk mencapai tahapan berikutnya,” tegasnya.
Pelantikan ini menandai babak baru bagi PUTM dalam memperkuat peran strategisnya sebagai lembaga kaderisasi ulama tarjih Muhammadiyah. Dengan semangat keberlanjutan dan tajdid, PUTM diharapkan mampu melanjutkan tradisi panjang pembinaan intelektual dan keagamaan yang telah berlangsung lebih dari lima dekade.
Susunan BPH PUTM 2026–2030
Ketua: Prof. Dr. Hamim Ilyas, M.Ag
Sekretaris: Prof. Dr. Ustadi Hamsah, M.Ag
Bendahara: Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum
Anggota:
Drs. Ahmad Dahlan Rais, M.Hum
Drs. M. Fahmi Muqoddas, M.Hum
Drs. Dahwan Mukhroji, M.Si
Drs. Hamdan Hambali
Evi Sofia Inayati, S.Psi
Iskak Sulistyo, S.Ag
Mudir: Muhamad Rofiq Muzakkir, Lc., M.A., Ph.D
Wakil Mudir:
Muhajjir Al Mahmudi, S.Pd.I., M.H
Endi Prasetyo, S.Th.I., M.H
Fathu Robbani, Lc





0 Tanggapan
Empty Comments