Karya berjudul “Sang Surya di Langit Ngagel” ditulis Mulyanto dan tim Majelis Pustaka, Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngagel, Surabaya menyabet juara 1 lomba penulisan Sejarah Tokoh Lokal Muhammadiyah Surabaya 2025.
Lomba tersebut diadakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya dalam rangka semarak Milad Ke-113 Muhammadiyah.
Pengumuman pemenang sekaligus peluncuran buku antologi tersebut berlangsung pada Apel Milad Muhammadiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya, Jalan Wuni Nomor 9, Selasa (18/11/2025). Apel diikuti ratusan anggota, simpatisan, dan pimpinan Muhammadiyah se-Surabaya.
Setelah PCM Ngagel, peraih Juara 2 adalah PCM Wonocolo, Penulis: Dr Ahsan Hakim MPdI. Judul Karya: Menjaga Warisan, Meneguhkan Kiprah: Sejarah Muhammadiyah Wonocolo. Sedangkan Juara 3 adalah PCM Tambaksari. Penulis: Hayatun Nufus dengan Judul Karya: Drs. Zaini Mustafa: Cahaya Perintis Pendidikan dari Tambaksari.
Mulyanto menyatakan bersyukur atas prestasi tersebut. Pihaknya merasa bangga dan bahagia menjadi bagian dari tim menulis sejarah tokoh Muhammadiyah Ngagel Kota Surabaya.
“Bagi kami sejarah dan tokoh Muhammadiyah Ngagel sangat menarik. Sejarah Muhammadiyah Ngagel merupakan perjalanan yang penuh liku, namun membawa kami menuju cahaya Islam yang terang,” terang ketua MPID PCM Ngagel Surabaya itu.
Guru SD Muhammadiyah 4 Surabaya itu menghaturkan terima kasih atas dukungan Pimpinan PCM Ngagel dan terspesial terima kasih kepada ahliwaris tokoh Muhammadiyah Ngagel yang berkenan diwawancarai. Semoga menjadi wasilah kebaikan amal jariah bagi panjenengan semua.
“Menulis sejarah dan tokoh inspiratif Muhammadiyah Ngagel telah mengajarkan kami banyak hal, terutama tentang keteladanan, keikhlasan, dan kerja tulus ikhlas nirpamrih. Semoga karya ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya dan membawa kebaikan bagi umat,” terang pria asli Sumenep itu.
Pega Mustika, anggota tim penulis lain, juga bersyukur atas prestasi ini. Dia berdoa semoga tulisan ini nantinya bermanfaat untuk semuanya dan menjadi tulisan sejarah yang sangat berharga.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa meraih penghargaan yang luar biasa sebagai juara 1 lomba lomba penulisan sejarah tokoh lokal Muhammadiyah Surabaya, barakalloh. Aamiin yaa rabbal alamin,” ucap Pega.
Ali Fauzi SAg MPdI, Ketua Panitia Milad Ke-113 Muhammadiyah PDM Surabaya mengatakan, lomba penulisan ini digelar sebagai upaya PDM Surabaya mendokumentasikan sekaligus mengapresiasi kontribusi tokoh-tokoh lokal yang telah berjasa dalam mengembangkan persyarikatan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting.
“Hari ini saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia serta para penulis yang telah menyelesaikan tugasnya. Buku ini nantinya bisa dibaca oleh seluruh warga Muhammadiyah Kota Surabaya,” ujarnya.
Sebagai informasi, tim penulis Lomba Penulisan Sejarah Tokoh Lokal Muhammadiyah Surabaya terdiri 6 orang. Mereka bagian dari fungsionaris MPID PCM Ngagel. Yaitu Mulyanto, Pega Mustika, Muhammad Zarkasi, Aristiya Nuraini, Zakky Fadli Robby, dan Ahmad Nur Hasybi. Tahniah! (*)





0 Tanggapan
Empty Comments