Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas Muhammadiyah Surabaya hadir membawa semangat penghijauan dan pelestarian lingkungan melalui kegiatan penanaman serta penyerahan bibit tanaman lokal kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Punden Kulon Donowati, Kelurahan Sukomanunggal, Ahad (10/8/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja bertema pelestarian lingkungan, yang bertujuan tidak hanya memperindah kawasan, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi warga setempat. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menanam sekaligus menyerahkan berbagai bibit tanaman lokal unggulan, antara lain kesemek, jambu mente, jambu gowok, rambutan rapiah, sawo manila, sawo kecik, dan mundu. Pemilihan bibit ini didasarkan pada nilai ekologis dan ekonomisnya yang tinggi, serta potensinya dalam memperkaya keanekaragaman hayati daerah.
Ketua Kelompok KKN 30, Muhammad Aris Setiawan, menyampaikan rasa bangganya dapat berkontribusi langsung bagi lingkungan.
“Kami berharap tanaman yang kami tanam hari ini bisa tumbuh subur, memberikan manfaat bagi warga, dan menjadi pengingat bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya di sela kegiatan.
Warga setempat menyambut baik inisiatif ini. Perwakilan pengurus lingkungan, Yunus, menuturkan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN.
“Kami senang ada kegiatan positif seperti ini. Bibit yang ditanam akan kami rawat agar tumbuh dengan baik dan bermanfaat bagi generasi mendatang,” katanya.
Pelestarian Lingkungan
Kegiatan ini turut mendapatkan arahan dan pendampingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan, Fauzie Senoaji, yang mengapresiasi semangat mahasiswa dalam mengimplementasikan program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mampu memberi kontribusi nyata di lapangan,” ujarnya.
Acara berlangsung penuh keakraban. Mahasiswa dan warga bekerja bersama menggali tanah, menanam bibit, dan memberikan pupuk organik. Anak-anak tampak antusias membantu menyiram tanaman, sementara perangkat kelurahan ikut memantau jalannya kegiatan. Tak lupa, mahasiswa juga memberikan penjelasan singkat kepada warga mengenai cara perawatan tanaman agar tumbuh optimal.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal terbentuknya ruang hijau produktif di sekitar Punden Kulon Donowati. Sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan warga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments