Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UM Surabaya) menggelar Study Preparation bagi mahasiswa baru S1 Pendidikan Dokter pada Kamis (26/9/2025). Acara yang berlangsung di Auditorium Lt.23 At-Ta’awun Tower UM Surabaya ini menghadirkan dr Tjatur Prijambodo MKes sebagai narasumber utama dengan topik adab menuntut ilmu.
Dalam pemaparannya, dr. Tjatur menekankan bahwa proses menuntut ilmu tidak dapat dipisahkan dari adab. Ia menyampaikan pepatah Arab “Al adabu fauqol ‘ilmi” yang bermakna adab lebih tinggi dibanding ilmu. Menurutnya, kecerdasan tanpa adab hanya akan melahirkan kesombongan, sebagaimana kisah iblis yang meski memiliki pengetahuan tinggi, namun dilaknat Allah Swt karena kesombongannya.
Bekal Menuntut Ilmu
Lebih jauh, dr Tjatur menjelaskan bahwa adab merupakan bekal utama seorang Muslim ketika menuntut ilmu. Beberapa adab penting yang harus ditanamkan antara lain meluruskan niat hanya karena Allah SWT, bersungguh-sungguh dalam belajar, senantiasa berdoa agar diberikan ilmu yang bermanfaat, serta bertawakal pada setiap hasil yang Allah tetapkan.
“Sesungguhnya segala perbuatan itu tergantung pada niatnya,” kutipnya dari hadis Nabi Muhammad SAW.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar senantiasa berprasangka baik (husnudzon) terhadap apa pun hasil dari usaha mereka. Menurutnya, tidak jarang seseorang merasa gagal, padahal bisa jadi kegagalan itu justru menjadi jalan terbaik yang Allah tetapkan. Di sisi lain, konsentrasi penuh dalam mengikuti pembelajaran juga menjadi kunci agar ilmu lebih mudah dipahami dan diresapi.
Selain menekankan pentingnya adab, dr. Tjatur juga mengingatkan tentang hal-hal yang menjadi penyulit dalam memperoleh ilmu. Maksiat, misalnya, disebut sebagai penghalang keberkahan ilmu karena dapat menggelapkan hati dan melemahkan konsentrasi. Ia juga menegaskan bahwa sifat sombong akan menjauhkan manusia dari kasih sayang Allah dan sesamanya.
“Belajarlah adab sebelum ilmu, sebab ilmu tanpa adab hanya akan membuatmu sombong,” pesannya.
Kegiatan Study Preparation ini menjadi salah satu rangkaian persiapan akademik FK UM Surabaya untuk mahasiswa baru. Melalui kegiatan ini, para mahasiswa tidak hanya dipersiapkan secara intelektual, tetapi juga secara moral dan spiritual. Harapannya, lulusan FK UM Surabaya tidak hanya menjadi dokter yang kompeten, tetapi juga pribadi yang beradab, rendah hati, serta mampu mengamalkan ilmunya untuk kemaslahatan umat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments