Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tapak Suci Banyuwangi Cetak Pesilat Berkarakter Lewat UKT Dua Hari

Iklan Landscape Smamda
Tapak Suci Banyuwangi Cetak Pesilat Berkarakter Lewat UKT Dua Hari
Pelaksanaan ujian tulis UKT TS di masjid Al-Falah Jalen (foto: Alib/PWMU.CO)
pwmu.co -

Lebih dari 50 pesilat muda mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci Pimda-20 Banyuwangi selama dua hari satu malam di Jalen Genteng.

UKT Diikuti 9 Kecamatan

Perguruan pencak silat Tapak Suci Putra Muhammadiyah (TS) Pimpinan Daerah-20 (Pimda) menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) selama dua hari satu malam, Sabtu-Minggu (14–15/2/2026), di Pusat Pendidikan dan Latihan TS naungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Jalen, Genteng, Banyuwangi.

Peserta UKT tingkat daerah ini berasal dari sejumlah kecamatan di Banyuwangi, di antaranya Kabat, Rogojampi, Srono, Cluring, Jajag, Tegalsari, Muncar, Glenmor, Kalibaru, dan Genteng. Tidak kurang dari 50 peserta putra dan putri mengikuti seluruh rangkaian ujian hingga paripurna.

Wujudkan Visi Misi Tapak Suci

Secara umum, tingkatan Tapak Suci terbagi menjadi tiga jenjang, yakni siswa, kader, dan pendekar. UKT kali ini diperuntukkan bagi jenjang siswa yang berhak menyandang sabuk kuning, mulai Melati 1 hingga Melati 4.

Penyelenggaraan UKT merupakan pengembanan amanah visi dan misi TS Banyuwangi dalam membentuk insan beriman, bertakwa, dan berilmu. Misi utamanya meliputi pembinaan mental, fisik, serta akhlak berdasarkan Al-Qur’an dan ajaran Islam.

Ketua Pimda-20 Tapak Suci Banyuwangi periode 2020–2025, Yuswan Bakhtiar, yang menyandang sabuk hitam Melati Tiga atau Pendekar Kepala (P.Ka), menegaskan pentingnya pembentukan karakter sejak dini.

“Kami berupaya menanamkan sekaligus membentuk karakter terutama kepada para pemula, sehingga diharapkan mampu mewujudkan visi dan misi Tapak Suci ke depan,” ujarnya.

Tahapan UKT: Ujian Fisik, Mental, hingga Spiritual

Pada hari pertama, Sabtu (14/2/2026) pukul 10.00 WIB, seluruh siswa wajib hadir di Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdamu) Masjid Al-Falah Ranting Jalen untuk registrasi. Setelah shalat Dhuhur berjamaah, peserta menerima materi kelas hingga menjelang Ashar.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Usai shalat Ashar, peserta menjalani pemanasan fisik di Pusdiklat TS yang bersebelahan dengan Masjid Al-Falah hingga menjelang Magrib. Kegiatan dilanjutkan dengan ishoma (istirahat, shalat, makan) hingga waktu Isya. Setelah jamaah Isya, seluruh peserta mengikuti pengajian umum di masjid.

Tepat pukul 00.00 WIB, dimulai penggemblengan mental dan fisik. Peserta berjalan kaki secara beregu melintasi gang-gang kampung yang minim penerangan. Mereka harus melewati sejumlah pos yang dijaga kader, dengan berbagai tantangan ke-Tapak Suci-an yang wajib dituntaskan setiap kelompok. Start dan finish tetap berada di Masjid Al-Falah.

Menjelang Subuh, seluruh peserta tiba kembali di titik awal untuk beristirahat sejenak sebelum melaksanakan shalat berjamaah. Pada Minggu (15/2/2026) pukul 07.00 WIB setelah sarapan, peserta mengikuti ujian tulis di serambi masjid selama dua jam secara individu.

Rangkaian dilanjutkan dengan ujian praktik jurus hingga menjelang Dhuhur. Setelah shalat Dhuhur berjamaah, prosesi pembagian sabuk dilaksanakan di tepi Sungai Setail yang berjarak sekitar 200 meter dari masjid.

Menjelang waktu Ashar, seluruh rangkaian UKT di Pusdiklat TS Jalen tuntas. Usai shalat Ashar berjamaah, para peserta diperkenankan kembali ke rumah masing-masing dengan semangat baru sebagai bagian dari keluarga besar Tapak Suci.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu