Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tapak Suci Sambikerep, Merawat Asa Mengukir Prestasi di Wali Kota Surabaya Cup 2025

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -

PWMU.CO – Kejuaraan Wali Kota Surabaya Cup 2025 menjadi ajang unjuk kemampuan bagi ribuan pendekar pencak silat dari berbagai usia dan perguruan.

Selama tiga hari, Jumat–Ahad (16–18/5/2025), Graha Widya Bhakti Kampus STIESIA Surabaya dipadati semangat juang dari sekitar 1.500 pesilat yang bertanding dalam berbagai kategori.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-732 Kota Surabaya. Tak hanya menjadi arena silaturahmi dan kompetisi antarperguruan, kejuaraan ini juga menjadi ajang pemanasan menuju event yang lebih tinggi seperti O2SN dan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Timur.

Ketua IPSI Kota Surabaya, Bambang Haryo Soekartono (BHS), memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kejuaraan ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat strategis untuk pembinaan atlet sejak dini.

“Ini bagian dari persiapan menuju Kejurprov yang akan digelar sekitar Agustus–September. Diharapkan dari sini akan muncul atlet-atlet potensial yang bisa dibina melalui training center (TC),” ujarnya saat menghadiri pembukaan kejuaraan.

Ia menambahkan, prestasi yang diraih dalam kejuaraan ini juga bisa menjadi bekal penting bagi para atlet untuk melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi, baik ke tingkat SMP, SMA, maupun perguruan tinggi.

Dalam kejuaraan ini, kategori pertandingan dibagi menjadi dua: tanding dan seni. Kategori seni meliputi penampilan tunggal, ganda, regu, dan solo kreatif.

Peserta datang dari berbagai kelompok usia, mulai dari usia dini hingga dewasa. Masing-masing menampilkan kemampuan terbaiknya dalam semangat kompetisi yang sportif.

Salah satu kontingen yang mencuri perhatian adalah Tapak Suci Sambikerep. Mereka hadir bukan sekadar untuk berlaga, tetapi juga untuk merawat asa dan mengukir prestasi dalam jenjang kompetisi berikutnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Kejuaraan ini menjadi ajang evaluasi sejauh mana kesiapan anak-anak dalam menghadapi kejuaraan berjenjang, termasuk O2SN pada Juni mendatang,” ujar Sultan Abdillah, pelatih Tapak Suci Sambikerep.

Tim ini terdiri dari para siswa yang berasal dari berbagai sekolah, seperti SD Muhammadiyah 14 Surabaya, SDN Balongsari I, SDN Sambikerep II/480, SMPN 20, SMPN 26, SMPN 33, MTsN 2 Surabaya, SMAN 13, dan SMK Wijaya Putra. Meski berbeda sekolah, mereka telah lama berlatih dan bertanding bersama sebagai satu tim solid.

“Mereka sudah lama kami bentuk sebagai satu kesatuan tim. Jadi, setiap kali ada kejuaraan, mereka sudah punya kekompakan dan semangat kebersamaan yang kuat,” tambah pelatih lainnya, Muhamad Febrianto.

Sejak awal tahun 2025, Tapak Suci Sambikerep telah aktif mengikuti berbagai kejuaraan. Beberapa atlet bahkan ditunjuk oleh sekolah masing-masing untuk mewakili dalam ajang O2SN, yang tahap seleksinya sudah dimulai sejak Mei ini di tingkat kecamatan.

Bagi Tapak Suci Sambikerep, Piala Wali Kota Surabaya bukan sekadar kejuaraan, melainkan batu loncatan untuk terus menapaki prestasi yang lebih tinggi. Dengan disiplin latihan, dukungan para pelatih, dan semangat juang para atlet muda, harapan mereka untuk terus mengukir prestasi bukanlah isapan jempol semata. (*)

Penulis Anang Dony Irawan Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu