Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tapak Suci UM Surabaya Gelar Diklat Ruang, Cetak Kader Tangguh dan Visioner

Iklan Landscape Smamda
Tapak Suci UM Surabaya Gelar Diklat Ruang, Cetak Kader Tangguh dan Visioner
Diklat Ruang Tapak Suci Cabang 19 Umsurabaya: Membangun Kader Yang Visioner Dan Berkarakter (Sa'ad Ihya' Uddin/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tapak Suci Cabang 19 Universitas Muhammadiyah Surabaya kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak kader muda unggul melalui kegiatan Diklat Ruang yang digelar di SMP Muhammadiyah 10 Surabaya pada Sabtu–Ahad (11–12/10/2025).

Kegiatan ini mengusung tema besar “Melangkah dengan Iman, Berjuang dengan Keikhlasan” dan menghadirkan tiga pemateri berkompeten di bidangnya.

Materi pertama, Manajemen Diri, dibawakan oleh Tono Widiantmoko, S.E., K.Da., yang menekankan pentingnya pengendalian diri, kedisiplinan, dan kemampuan mengatur waktu bagi setiap kader Tapak Suci. Menurutnya, seorang pendekar sejati bukan hanya kuat secara fisik, tetapi juga mampu menaklukkan dirinya sendiri.

Sesi berikutnya diisi oleh Anang Dony Irawan, Pendekar Tapak Suci Pimda 06 Surabaya, dengan materi Keorganisasian. Ia mengajak para peserta memahami peran penting organisasi sebagai wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan.

Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa keutuhan dan kekompakan organisasi akan lahir dari anggota yang memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Ia tidak hanya menjelaskan konsep dasar organisasi, tetapi juga menyoroti hubungan erat antara organisasi Muhammadiyah dan Tapak Suci sebagai bagian integral dari gerakan dakwah dan pembinaan umat.

Menurutnya, memahami struktur dan nilai Muhammadiyah berarti memahami jantung dari perjuangan Tapak Suci itu sendiri.

Tapak Suci UM Surabaya
Kader Tapak Suci Didorong Bangun Karakter dan Mindset Visioner (Sa’ad Ihya’ Uddin/PWMU.CO)

“Tapak Suci bukan hanya wadah bela diri, tapi juga amal usaha Muhammadiyah yang berperan membentuk karakter kader Islam yang berilmu, berakhlak, dan berdaya juang tinggi,” terangnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Sebagai penutup, Zain Abidin, seorang motivator nasional, membawakan materi tentang Mindset dan Karakter yang Visioner. Ia menginspirasi peserta untuk berani bermimpi besar, berpikir maju, dan memiliki visi hidup yang selaras dengan nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan.

“Kader Tapak Suci harus menjadi pribadi yang tidak hanya tangguh di gelanggang, tetapi juga berpengaruh di masyarakat,” ujarnya penuh semangat.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari peserta. Selain memperdalam wawasan, mereka juga termotivasi untuk terus mengembangkan potensi diri dalam ranah organisasi dan kehidupan pribadi.

Secara keseluruhan, Diklat Ruang Tapak Suci Cabang 19 UM Surabaya bukan sekadar agenda rutin, melainkan investasi jangka panjang dalam membentuk generasi muda Muhammadiyah yang berkarakter kuat, disiplin, dan memiliki pandangan jauh ke depan.

Dari kegiatan ini, para kader belajar bahwa kekuatan sejati bukan hanya pada pukulan dan tendangan, tetapi juga pada kemampuan mengendalikan diri, bekerja dalam organisasi, dan berpikir visioner. Tapak Suci tidak sekadar membentuk pendekar, tetapi melahirkan pejuang kehidupan yang tangguh dalam iman, berani dalam tindakan, dan bijak dalam tujuan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu