Suasana Ramadan yang penuh keberkahan terasa begitu kental dalam pelaksanaan salat tarawih berjamaah di Masjid Al-Falah Muhammadiyah Desa Wajik, Lamongan, pada Jumat malam (13/3/2026).
Masjid yang berada di tengah permukiman warga itu dipenuhi jamaah yang datang untuk menunaikan ibadah salat tarawih sekaligus mengikuti kultum Ramadan.
Salat tarawih pada malam tersebut dipimpin oleh Bapak H. Matuwi, yang merupakan warga Desa Wajik sekaligus takmir Masjid Al-Falah.
Dengan bacaan al-Quran yang tartil dan khusyuk, beliau memimpin jamaah melaksanakan rangkaian salat tarawih dengan penuh ketenangan dan kekhidmatan.
Usai pelaksanaan salat tarawih, kegiatan dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (kultum) yang juga disampaikan oleh H. Matuwi.
Dalam kultumnya, beliau menyampaikan pesan penting kepada para jamaah mengenai kewajiban zakat fitrah yang harus ditunaikan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dalam penjelasannya, H. Matuwi mengingatkan bahwa zakat fitrah merupakan salah satu kewajiban yang tidak boleh diabaikan oleh umat Islam yang mampu.
Zakat fitrah memiliki makna penting, tidak hanya sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial kepada sesama.
“Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu. Selain untuk menyucikan diri setelah menjalankan ibadah puasa selama Ramadan, zakat fitrah juga menjadi sarana untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan agar mereka juga dapat merasakan kebahagiaan di Hari Raya Idulfitri,” ungkap H. Matuwi dalam kultumnya.
Beliau juga mengimbau kepada para jamaah agar menunaikan zakat fitrah tepat waktu melalui amil zakat yang telah ditunjuk oleh masjid.
Dengan demikian, zakat dapat dikelola dan disalurkan dengan baik kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
Para jamaah yang hadir tampak menyimak dengan penuh perhatian pesan yang disampaikan dalam kultum tersebut.
Materi mengenai zakat fitrah dinilai sangat relevan dengan momentum Ramadan yang sebentar lagi akan menuju penghujungnya.
Pelaksanaan salat tarawih di Masjid Al-Falah Muhammadiyah Desa Wajik tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan ibadah di bulan suci Ramadan, tetapi juga menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah antarwarga.
Melalui kultum yang disampaikan setiap malam, jamaah diharapkan dapat memperoleh tambahan ilmu agama sekaligus meningkatkan kesadaran dalam menjalankan kewajiban sebagai umat Islam.
Dengan semangat kebersamaan dan kekhusyukan ibadah, kegiatan tarawih di Masjid Al-Falah terus menjadi salah satu pusat aktivitas keagamaan masyarakat Desa Wajik selama bulan Ramadan 1447 Hijriyah.
Kultum yang disampaikan pun diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, termasuk dalam menunaikan zakat fitrah sebelum datangnya Hari Raya Idulfitri.(*)






0 Tanggapan
Empty Comments