Tim tari SMP Muhammadiyah 1 (Spemutu) Gresik berhasil mengukir prestasi gemilang. Kali ini, mereka sukses menyabet Juara 1 dalam Lomba Tari Tradisional tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Gresik, Minggu (19/10/2025).
Perlombaan ini terselenggara oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG). Adapun kegiatan tersebut berlangsung di Atrium Lantai Dua Iconmall, Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Gresik.
Event kali ini menjadi cerita manis buah kerja keras serta dedikasi panjang Carissa Safira Nur Ashar, Ranyacitya Syakura, Annisa Hanif Safira dan Sherly Anna Azzahra. Pasalnya, mereka telah digembleng selama 3 Minggu di bawah asuhan Okky Fitri Rahmasari sebagai pelatih.
Bawakan Tari Pangiling
Membawakan tari tradisional yang berjudul tari Pangiling yang energik dan penuh makna, tim tari yang berisikan siswa kelas VII, VIII dan IX tersebut berhasil menjadi yang terbaik dari 22 tim tari yang berasal dari berbagai sekolah se-Kabupaten Gresik.
Tari Pangiling yang Safira dan kawan kawannya bawakan pun menuai pujian. Dengan menggunakan konstum putih biru metalik nan elegan, mereka tidak hanya menampilkan keindahan gerak. Tetapi juga berhasil menyampaikan pesan dalam tari yang isinya selalu ingat kepada Allah SWT (Salat).
Sehingga selain membentuk narasi yang baik, juga menjadi pesan bahwa budaya islam berkemajuan dapat beriringan dengan nilai luhur tradisional daerah.
Kepada pwmu.co, Pembina ekstrakurikuler tari Spemutu Gresik, Yatik, menyampaikan rasa bangga dan syukur atas pencapaian siswanya.
Lestarikan Budaya, Tanamkan Karakter
Menurutnya, penampilan elegan anak anak di atas panggung menjadi bukti bahwa semangat melestarikan budaya tradisional Nusantara dapat beriringan dengan penanaman karakter nilai nilai keislaman. Sehingga, mampu meraih menampilkan suguhan tari yang menarik bagi penonton yang hadir.
Selain itu, ia juga berterima kasih kepada Okky Fitri Rahmasari selaku pelatih tari Spemutu yang sudah membimbing dan melatih anak anak selama 3 Minggu. Serta, tidak lupa kepada IMM UMG atas inisiatifnya mengadakan lomba tari tradisional yang sangat meriah ini.
Hal senada juga tersampaikan siswa Annisa Hanif Safira, ia mengungkapkan rasa haru dan gembiranya.
“Kami berlatih setiap pulang sekolah, bahkan di akhir pekan bahkan disela sela pelaksanaan assesmen tengah Semester. Semua lelah terbayar lunas hari ini” terang Annisa.
“Saya dan teman teman berharap, prestasi ini bisa menginspirasi teman-teman lain untuk tidak malu mencintai dan menampilkan tarian daerah. Kami bangga bisa membawa nama Spemutu Gresik dan melestarikan budaya tradisional Indonesia” ujarnya. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments