
PWMU.CO – Ketua Majelis Pustaka Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi, Taufiqur Rohman MPdI dinobatkan sebagai Nominasi Pertama Tokoh PDM Teraktif Menulis, Sabtu (17/5/2025).
Penghargaan ini diberikan saat acara Awarding Milad dan Road Show Media Official PWM Jatim yang meliputi PWMU.CO, PWMUtv, majelistabligh.id, matan, Maklumat.id, serta muhammadiyahjatim.id yang diselenggarakan oleh MPID Jatim. Dengan mengusung tagline Bersama Terus Mencerahkan.
Kegiatan berlangsung di Aula BAU Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur. Acara Awarding 2025 ini merupakan ajang pemberian penghargaan kepada para kontributor berita yang telah memberikan dedikasinya dalam menulis berita setiap tahunnya.
Kegiatan ini dihadiri oleh Bendahara PWM Jatim, Zainul Muslimin, pemimpin redaksi media officiall PWM Jatim dan seluruh kontributor PWMU.CO. Acara dibuka oleh Rektor UMM, Prof Nazaruddin Malik.
Taufiqur Rohman yang juga Guru Pendidikan Agama Islam SMK Muhammadiyah 2 Genteng itu dinobatkan sebagai Tokoh PDM Teraktif Menulis, karena ia telah menulis artikel berita sebanyak 388 berita sejak 1 Mei 2024 hingga 30 April 2025. Dengan tema yang beragam, seperti refleksi dakwah, kepemimpinan, pendidikan, sosial keumatan, dan penguatan ideologi Muhammadiyah.
Ia mampu mengungguli kontributor lainnya, termasuk 2 orang yang masuk dalam nominasi kedua dan ketiga sebagai Tokoh PDM Teraktif Menulis tersebut, yaitu Rahmat Syayid Syuhur dari PDM Gresik dan Sumardani dari PDM Sidoarjo.
Penyerahan penghargaan ini diberikan langsung oleh Pemimpin Redaksi PWMU.CO, Azrohal Hasan. Dalam penghargaan tersebut Taufiqur Rohman menyatakan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah bersyukur kepada Allah. Saya masih diberikan kesempatan dan kemampuan untuk sampai di sini,” ujarnya.
Kemudian ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PWM Jatim yang memberikan support pada keberlangsungan acara ini, khususnya kepada MPID Jatim.
Ia pun berterima kasih kepada tim redaksi PWMU dan para editor muda yang telah berbagi keilmuan jurnalistiknya selama ini.
Di akhir penyampaiannya, Taufiqur Rohman menyakini bahwa menulis berita yang inspiratif itu merupakan bagian dari dakwah. Dan menurutnya dakwah itu adalah publikasi.
Oleh karena itu, ia mengajak kepada semua yang hadir untuk terus istikamah menulis berita sebagai media dakwah yang mencerahkan.
Penulis Ghulam Bana Islama Editor Alfain Jalaluddin Ramadlan


0 Tanggapan
Empty Comments