Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tekun Urus Muhammadiyah, Dapat Hadiah Umrah

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Rombongan sebelum bertolak dari Bandara Internasional Juanda Surabaya. (Foto Nadjib Hamd?PWMU.CO)

PWMU.CO – Bisa berkunjung ke Tanah Suci Mekah-Madinah adalah impian bagi setiap Muslim. Apalagi jika keberangkatannya bareng tokoh idola dan gratis pula. Tentu kegembiraan luar biasa.

Itulah yang dirasakan Chusnul Choliq dan Afifun Nidlom. Kepala dan staf Kantor PWM Jatim, itu mendapatkan hadiah umrah gratis dari PT Relasi Laksana Wisata (Relasi).

PT Relasi merupakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang terdaftar di Kementerian Agama dengan Surat Keputusan No. 605 Tahun 2016. Sahamnya 100 persen dimiliki PT Daya Matahari Utama (DMU), sebuah Badan Usaha Milik Muhammadiyah (BUMM) Jawa Timur.

“Umrah gratis kami berikan kepada mereka berdua, sebagai penghargaan dan hadiah atas dedikasi dan pengabdiannya pada Muhammadiyah,” ujar Indra Nur Fauzi, Ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (MEK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim yang juga komisaris PT tersebut.

baca juga: Grand Armina Mabrur, Biro Umrah-Haji Muhammadiyah Ponorogo

Bagi PT Relasi, ini adalah perjalanan umrah perdana setelah perusahaan tersebut diakuisisi oleh Muhammadiyah. “Umrah perdana berlangsung selama 12 hari (14-25/11/17). Diikuti oleh 59 peserta,” terang Fathul Mufid, Manajer DMU.

Para peserta bukan hanya berasal dari Jawa Timur, tapi juga provinsi lain. Seperti Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Gorontalo, dan Kalimantan Timur (Kaltim).

Prof Dr Yunahar Ilyas dan Prof Dr Dadang Kahmad saat memberi pengarahan di Kuala Lumpur. (Foto Nadjib Hamid/PWMU.CO)

“Bertindak sebagai pembimbing, dua Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, yaitu Prof Dr Yunahar Ilyas dan Prof Dr Dadang Kahmad,” kata Tamhid Masyhudi, sekretaris PWM Jatim.

baca juga: Kisah Aneh Jamaah Haji Indonesia: Umrah tanpa Sai dan Cukur Rambut

Prof Yunahar dalam pengarahan ketika transit di Kuala Lumpur, mewanti-wanti para peserta agar menjalankan ibadah umrah dengan niat dan kaifiyat (tata cara) yang benar. “Umrah sebagai ibadah mahdlah, harus ditunaikan sesuai tuntunan Rasulullah saw. Lebih dari itu, jaga keikhlasan, jangan sampai riya, dan usil dengan jamaah lain,” pesannya. (Nadjib Hamid)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu