Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 1 Menganti menggelar Pesantren Kilat Darul Arqam (PKDA) selama sepekan sejak Senin (09/03/2026) hingga Jumat (14/03/2026). Salah satu agenda yang menarik perhatian siswa adalah The Journey of Isra Mikraj.
The Journey of Isra Mikraj adalah agenda baru dan pertama kali terlaksana dalam PKDA di Sekolah Kreatif Menganti. Kegiatan ini mengajak para siswa memahami peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW secara lebih interaktif.
Menghadirkan konsep pembelajaran yang berbeda dengan membuat beberapa pos yang menggambarkan setiap runtutan perjalanan yang dilalui Nabi Muhammad SAW saat peristiwa Isra Mikraj.
Setiap pos dilengkapi dengan ilustrasi serta penjelasan tentang peristiwa yang dialami Nabi Muhammad SAW.
Simak Perjalanan Isra Mikraj Nabi
Sebanyak 160 siswa kelas III dan IV mengikuti The Journey of Isra Mikraj dalam rangkaian PKDA, Rabu (11/3/2026).
Pos bertempat di kelas gazebo dan mereka secara bergantian berpindah dari satu pos ke pos lainnya untuk mendengarkan penjelasan mengenai perjalanan Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut berlangsung sesuai dengan konsep acara, yakni journey yang berarti perjalanan.
Ketua pelaksana PKDA Husein Abidin SPdI mengatakan kegiatan The Journey of Isra Mikraj ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya ibadah salat.
“Dengan cara ini diharapkan dapat mengajarkan anak-anak tentang betapa mulianya wahyu Allah tentang ibadah salat, karena salat adalah satu-satunya ibadah yang diwahyukan di langit” ujar Ustadz Husein, panggilannya.
Ia menambahkan, melalui metode ini, harapannya siswa dapat lebih mudah memahami peristiwa Isra Mikraj sekaligus merasakan pengalaman belajar yang menyenangkan.
“Anak-anak juga bisa merasakan pengalaman ketika proses perjalanan Isra Mikraj Nabi” tambahnya.
Selain mengenalkan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang hikmah di balik peristiwa Isra Mikraj.
Salah satunya adalah sebagai bentuk penghiburan dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW yang tengah berduka setelah wafatnya paman beliau, Abu Thalib, dan sang istri, Khadijah.
Melalui kegiatan ini, semoga para siswa tidak hanya memahami kisah Isra Mikraj secara teori, tetapi juga dapat mengambil pelajaran tentang pentingnya menjalankan ibadah salat dalam kehidupan sehari-hari.






0 Tanggapan
Empty Comments