Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tiga Golongan yang Doanya Mustajab di Bulan Ramadhan, Siapa Saja?

Iklan Landscape Smamda
Tiga Golongan yang Doanya Mustajab di Bulan Ramadhan, Siapa Saja?
pwmu.co -
Taufiqur Rohman saat kultum di mushala TK ABA 3 Pandan Genteng Banyuwangi (Ghulam/PWMU.CO)

PWMU.CO – Penceramah kultum Ramadhan, Taufiqur Rohman, membahas tiga golongan yang doanya tidak tertolak alias dikabulkan oleh Allah Swt pada Selasa (4/3/2025).

Hal ini disampaikan dalam kultum yang berlangsung di Mushala TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 3 Pandan, yang beralamat di Pandan Selatan, Genteng, Banyuwangi.

Sebelumnya, di mushala yang terletak di lantai dua ini, sebagian warga Muhammadiyah Ranting Kembiritan melaksanakan shalat Isya berjamaah dengan khusyuk. Jamaah terdiri dari laki-laki dan perempuan. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan shalat Tarawih yang dipimpin oleh Taufiqur Rohman, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng. Shalat Tarawih dilaksanakan sebanyak 11 rakaat dan berlangsung dengan tertib.

Di awal kultumnya, Ketua Majelis Tabligh tersebut mengajak jamaah untuk selalu bersyukur kepada Allah Swt. Salah satu bentuk rasa syukur itu adalah dengan menjalankan shalat Tarawih.

“Semoga shalat kita pada malam ini diterima oleh Allah,” ujarnya.

Selanjutnya, ia membacakan dalil tentang perintah puasa yang secara khusus ditujukan kepada orang-orang beriman, sebagaimana terdapat dalam al-Quran Surat al-Baqarah ayat 183.

Setelah itu, alumnus Pascasarjana Pendidikan Islam Universitas Muhammadiyah Surabaya ini membacakan hadits Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari sahabat Abu Hurairah Ra.

Dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa ada tiga golongan yang doanya tidak tertolak. Artinya, doa mereka akan dikabulkan oleh Allah. Pertama, orang yang berpuasa hingga tiba waktu berbuka.

“Tentunya puasa yang dilakukan harus didasari oleh iman dan keikhlasan dalam mengharap ridha Allah,” tandasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Menurutnya, puasa merupakan ujian yang berat karena seseorang harus menahan lapar, dahaga, serta hal-hal yang dapat membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Semua itu membutuhkan keimanan dan keikhlasan yang tinggi. Yang kedua, adalah pemimpin yang berlaku adil.

Ketiga, orang yang teraniaya dalam kehidupan.

Merujuk pada hadits tersebut, ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dengan sebaik-baiknya. Yakni dengan menjalankan puasa yang dapat mendatangkan keridhaan Allah serta berdoa agar diberikan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.

“Jangan sampai sebaliknya, bulan istimewa yang merupakan waktu terkabulnya doa ini malah tersia-siakan,” pesannya.

Mengakhiri kultumnya, Taufiqur Rohman mendoakan jamaah agar diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini. (*)

Penulis Ghulam Bana Islama Editor Wildan Nanda Rahmatullah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu