Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tim KUA Kunjungi Siswa SPEMIA, Paparkan Dinamika Perkembangan Remaja dan Bahaya Narkoba

Iklan Landscape Smamda
Tim KUA Kunjungi Siswa SPEMIA, Paparkan Dinamika Perkembangan Remaja dan Bahaya Narkoba
Kunjungan tim Kantor Urusan Agama (KUA) di SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) pada Jumat, (17/10/2025). (Alinda Damayanti/PWMU.CO).
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) menerima kunjungan dari tim Kantor Urusan Agama (KUA) pada Jumat, (17/10/2025).

Dari Enam orang yang hadir, mempunyai tugas masing-masing. Tiga orang di antaranya bertugas untuk memberikan pemaparan materi ke siswa-siswi Spemia tentang dinamika perkembangan remaja dan narkoba.

Hal ini terlaksana untuk menambah wawasan bagi siswa Spemia agar lebih mengenal karakter mereka dan bahanya narkoba.

Bahas Dinamika Perkembangan Remaja

Siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia) kelas VII, VIII, dan IX berkumpul di aula Spemia pada jam setelah istirahat, tepatnya pukul 10.30 WIB. Seluruh siswa wajib membawa alat tulis untuk mencatat rangkuman materi yang akan tim KUA sampaikan.

Ketiga orang tim KUA tersebut di antaranya adalah Nuril Habibi MHI, Aliyatur Rofiah SAg MPd, dan Dr Yoeli Rachmawati MPd. Adapun kegiatan tersebut terbuka oleh Nuril Habibi MHI sekaligus menyapa siswa dan siswi Spemia dengan ramah dan hangat.

Pemateri pertama tersampaikan oleh Aliyatur Rofiah SAg yang memaparkan mengenai dinamika perkembangan remaja. Secara jelas, ia menjelaskan perubahan-perubahan yang terjadi pada siswa remaja.

“Salah satunya adalah menyebabkan pikiran-pikiran baru dan tertarik pada lawan jenis,” ujarnya. Aliyatur Rofiah SAg juga sedikit menyinggung tentang pernikahan dini yang sekarang banyak terjadi di kalangan remaja.

“Di masa remaja ini kita harus merasakan minat tentang sesuatu, harus mengenali diri sendiri, memiliki empati, dan mengelola emosi,” katanya penuh nasihat.

Tidak hanya memberikan kalimat-kalimat positif beliau juga menyampaikan dampak yang akan timbul apabila kita tidak mampu mengelola emosi kita dengan baik.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ukuran Kecerdasan Emosi

Di akhir presentasinya Aliyatur Rofiah, S.Ag memberikan kalimat dalam bahasa inggris. “Our attitude is the primary measure of emotional intelligence” yang artinya sikap kita kita adalah ukuran dari kecerdasan emosi kita.

Pemateri kedua tersampaikan oleh Dr Yoeli Rachmawati MPd yang memaparkan tentang narkoba. Beliau menjelaskan bahaya narkoba bagi fisik dan mental.

“Kerusakan otak, paru-paru, jantung dan hati, kehilangan kontrol diri bahkan kematian, rusaknya hubungan keluarga, masuk penjara atau atau pusat rehabilitasi, merusak moral, dan pergaulan bebas” tegasnya.

Begitu banyak bahaya narkoba dan yang kita lakukan adalah menjauhinya bukan penasaran dan mencobanya. Selain, memaparkan tentang bahaya narkoba, Dr Yoeli Rachmawati MPd juga menjelaskan beberapa upaya memerangi narkoba dari segi islam solutif dan preventif.

Contohnya dengan iman dan ibadah sebagai pelindung diri, membangun komunitas positif dan alami, terapi spiritual, dzikir, sholat, dan membaca Al-Qur’an.

Kemudian dari segi peran orang tua dan masyarakat, contohnya dengan sekolah edukasi bahaya narkoba sejak dini, orang tua kontrol pegaulan dan gadget, masyarakat aktifkan kegiatan positif remaja.

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu