Dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah, SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng, Banyuwangi mengadakan supervisi nonakademik pada Selasa (21/10/2025).
Supervisi ini merupakan kelanjutan dari supervisi akademik yang telah dilakukan terhadap semua guru mata pelajaran pada bulan lalu. Bertindak sebagai supervisor adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Sumber Daya Manusia dan Wakil Kurikulum.
Kegiatan ini difokuskan pada pemeriksaan dokumen administrasi di setiap unit sekolah, serta peninjauan langsung terhadap sarana dan perlengkapan yang digunakan dalam proses pembelajaran.
Peninjauan mencakup peralatan yang terdapat di masing-masing bengkel jurusan, seperti Bengkel Teknik Elektronika Industri, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Animasi, dan Kuliner.
Selain di bengkel, supervisi nonakademik ini juga dilakukan pada beberapa unit lain, seperti Humas, Kesiswaan, Ismuba, Tata Usaha, dan Perpustakaan.
Dalam pelaksanaan supervisi ini, supervisor membawa instrumen yang memuat sejumlah item, antara lain: daftar perawatan dan perbaikan alat, Standar Operasional Prosedur (SOP), daftar stok barang, serta daftar inventaris.
Setelah memeriksa kelengkapan administrasi, supervisi dilanjutkan dengan mengecek langsung peralatan praktik.
Saat melakukan supervisi di Jurusan Kuliner, supervisor mengunjungi langsung laboratorium tempat siswa melakukan praktik pengolahan makanan. Kegiatan ini didampingi oleh Ketua Konsentrasi Keahlian Kuliner, Manda Dewi.
Manda, begitu sapaan akrabnya, menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi selama praktik kuliner. Salah satunya adalah terkait penggunaan peralatan baru, yaitu oven berukuran besar.
“Teknisi memberikan petunjuk agar alat oven ini dicek dulu sebelum digunakan. Mungkin ada yang masih longgar,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa para siswa di Jurusan Kuliner sangat antusias ketika praktik mengolah produk makanan. Hal itu terbukti saat pembelajaran kokurikuler pada hari Sabtu yang lalu.
“Mereka kreatif dalam mengolah keripik dari pelepah pisang dan manisan dari kulit semangka,” jelasnya.
Dengan adanya supervisi ini diharapkan dapat mengevaluasi kelayakan sarana dan perlengkapan untuk menunjang kualitas layanan pendidikan di sekolah. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments