Search
Menu
Mode Gelap

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, SMP Muhammadiyah 1 Blitar Ikuti Pendampingan Penjaminan Mutu

pwmu.co -
Tim dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar sedang mempresentasikan program kerja guna meningkatkan kualitas pendidikan dalam kegiatan Pendampingan Penjaminan Mutu sekolah Muhammadiyah ( 22-23/5/2025 ). ( Nur Aji/PWMU.CO )

PWMU.CO – Upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah pertama terus digalakkan. Salah satu langkah konkretnya terlihat dari partisipasi aktif SMP Muhammadiyah 1 Blitar dalam kegiatan Pendampingan Penjaminan Mutu Sekolah Muhammadiyah se-Kabupaten/Kota Blitar (27/5/2025).

Acara strategis ini diselenggarakan selama dua hari penuh, dari 22-23 Mei 2025, bertempat di Lantai 2 Gedung Dakwah Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Blitar.

Kehadiran tokoh pendidikan terkemuka, Dr Mulyana SPd MSi, turut memperkaya wawasan dan semangat peserta dalam mencapai standar mutu pendidikan yang lebih tinggi.

Kegiatan pendampingan penjaminan mutu sekolah ini menjadi agenda krusial bagi berbagai satuan pendidikan di wilayah Blitar Raya. Pasalnya, penjaminan mutu bukan sekadar jargon, melainkan fondasi utama untuk memastikan bahwa setiap proses pendidikan berjalan optimal, menghasilkan lulusan yang kompeten, berdaya saing, dan berkarakter.

SMP Muhammadiyah 1 Blitar, sebagai salah satu institusi pendidikan yang berkomitmen tinggi terhadap hal ini, mengirimkan perwakilan terbaiknya untuk menyerap setiap materi dan arahan yang diberikan.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Dr Mulyana SPd MSi, menekankan pentingnya membangun budaya mutu dari akar rumput, dimulai dari setiap individu di sekolah.

“Penjaminan mutu bukan hanya tugas kepala sekolah atau tim manajemen mutu, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif seluruh elemen sekolah: guru, staf, bahkan peserta didik itu sendiri,” ujarnya dengan lugas.

Ia menambahkan bahwa budaya mutu yang kuat akan menciptakan ekosistem belajar yang kondusif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Sesi pertama pendampingan fokus pada pemahaman mendalam mengenai Mengukur Posisi Sekolah melalui 8 Variabel. Peserta diajak untuk mengurai setiap variabel-variabel tersebut, mulai dari variabel kurikulum, kesiswaan, sarana-prasarana, humas, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sumber daya manusia, branding-marketing, serta produk unggulan sekolah.

Diskusi interaktif terjadi, di mana para peserta saling berbagi pengalaman dan tantangan dalam mengimplementasikan 8 variabel tersebut di sekolah masing-masing.

Perwakilan dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar turut aktif mengajukan pertanyaan dan membagikan praktik baik yang telah mereka lakukan.

Hari kedua pendampingan didominasi oleh pembahasan mengenai presentasi sekolah SMP Munammadiyah 1 Blitar. Dr Mulyana SPd MSi, menjelaskan bahwa data merupakan kunci untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan sekolah secara objektif.

“Tanpa data yang akurat, sulit bagi kita untuk merumuskan program peningkatan mutu yang tepat sasaran,” tegasnya. Materi yang disampaikan meliputi teknik pengumpulan data, analisis data kualitatif dan kuantitatif, serta interpretasi hasil analisis untuk perumusan rencana tindak lanjut.

Para peserta diajarkan bagaimana mengolah data nilai peserta didik, hasil evaluasi pembelajaran, data kehadiran guru dan siswa, hingga data kepuasan orang tua dan stakeholder.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Ditekankan pula pentingnya menggunakan platform digital dan teknologi informasi untuk memudahkan proses ini. Bagi SMP Muhammadiyah 1 Blitar, sesi ini sangat relevan mengingat upaya mereka dalam membangun sistem informasi manajemen sekolah yang terintegrasi.

Mereka melihat potensi besar dalam memanfaatkan data untuk merancang program ekstrakurikuler yang lebih relevan, metode pembelajaran yang lebih efektif, dan program bimbingan konseling yang lebih personal.

Salah satu keluaran utama dari kegiatan pendampingan ini adalah penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Setiap perwakilan sekolah, termasuk dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar ditantang untuk merancang RTL yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu.

RTL ini mencakup target-target peningkatan mutu di berbagai aspek, strategi pencapaian, indikator keberhasilan, hingga alokasi sumber daya yang dibutuhkan.

Tim dari SMP Muhammadiyah 1 Blitar terlihat serius dalam menyusun RTL. Mereka berdiskusi intensif, merujuk pada data-data internal sekolah, dan memadukan dengan materi yang telah diterima selama dua hari.

Dengan bimbingan langsung dari fasilitator yang berpengalaman, mereka berhasil merumuskan draf RTL yang ambisius namun realistis dengan fokus pada peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan profesionalisme guru, dan optimalisasi sarana prasarana.

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Blitar, Siti Muhibbah SAg yang diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Widjianto SPd menyampaikan antusiasmenya terhadap kegiatan pendampingan ini.

“Kami sangat bersyukur bisa mengikuti acara ini. Materi yang disampaikan sangat relevan dan aplikatif. Terlebih lagi, kehadiran Dr Mulyana memberikan inspirasi dan motivasi tersendiri bagi kami untuk terus berinovasi dalam menjamin mutu pendidikan,” ujarnya saat ditemui usai sesi penutupan.

Ia menambahkan bahwa ilmu yang didapat dari kegiatan ini akan segera diimplementasikan di SMP Muhammadiyah 1 Blitar. “Kami akan segera menyosialisasikan hasil pendampingan ini kepada seluruh guru dan staf, serta merumuskan langkah-langkah konkret untuk mewujudkan RTL yang telah kami susun,” tegasnya.

Komitmen SMP Muhammadiyah 1 Blitar tidak hanya berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi pada implementasi nyata di lapangan, dengan harapan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh warga sekolah dan masyarakat sekitar.(*)

Penulis Nur Aji Editor Zahrah Khairani Karim

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments