Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Tips Sehat Berpuasa: Cara Menjaga Gigi dan Mulut menurut Dosen FKG UM Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Tips Sehat Berpuasa: Cara Menjaga Gigi dan Mulut menurut Dosen FKG UM Surabaya
pwmu.co -
Perawatan gigi dan mulut saat bulan puasa. (Istimewa/PWMU)
Perawatan gigi dan mulut saat bulan puasa. (Istimewa/PWMU)Woman patient at dentist

PWMU.CO – Ramadan merupakan bulan suci di mana setiap Muslim yang mampu diwajibkan menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga maghrib. Di Indonesia, durasi puasa berkisar antara 13 hingga 14 jam. Selama periode ini, pola makan mengalami perubahan, yang dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut.

Dilansir dari web um-surabaya.ac.id, Aryo Sutowijoyo Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UM Surabaya membagikan beberapa tips untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa di bulan Ramadan.

Tips Perawatan Gigi dan Mulut

Pertama, menyikat gigi dengan benar. Bau mulut merupakan maslaah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering terjadi saat berpuasa. Penyebabnya adalah karena pembakaran cadangan lemak yang terjadi di dalam tubuh. Selain karena pembakaran lemak, bau mulut juga bisa terjadi karena produksi air liur yang menurun. 

“Untuk mengatasi bau mulut dapat dilakukan pembersihan gigi minimal selama 2 menit dalam satu waktu,” tutur Aryo pada hari Kamis (06/03/2025).

Kedua, minum air putih dalam jumlah yang cukup. Minum air putih setidaknya 8 gelas sehari diantara waktu berbuka dan sahur bermanfaat untuk mencegah tubuh mengalami dehidrasi. Tubuh yang terhidrasi dengan baik dapat membantu mengurangi risiko mulut kering saat sedang berpuasa.

Ketiga, konsumsi buah dan sayur. Perbanyak makan sayur dan buah saat berbuka. Buah dan sayuran bisa memicu ruang dalam rongga mulut menjadi lebih basa. Bau mulut yang disebabkan oleh asam bisa dikurangi dengan mengkonsumsi buah dan sayur. 

“Penggunaan alat bantu seperti dental floss (benang gigi) untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi yang dapat meningkatkan kadar asam dalam rongga mulut,” tambahnya lagi. 
Keempat, pemeriksaan ke dokter gigi. Pemeriksaan ke dokter gigi dapat dilakukan sebelum bulan Ramadan tiba. Aryo menjelaskan, pemeriksaan ini dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa seperti pemeriksaan gigi berlubang, penambalan gigi berlubang, pembersihan karang gigi dan perawatan lainnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Kelima, hindari makanan yang terlalu pedas dan asin. Hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas dan asin saat berpuasa. Makanan yang pedas dan asin dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan gangguan mulut lainnya. 

Keenam, perawatan gigi. Perawatan gigi seperti ekstraksi gigi (pencabutan), scalling (pembersihan karang gigi), penambalan gigi berlubang, mencetak gigi dan pemasangan aksesoris gigi seperti veneer, kawat gigi maupun bleaching daapt dilakukan jika diperlukan sesuai dengan indikasi medis.

“Dengan melakukan beberapa tips diatas, kesehatan gigi dan mulut dapat terjaga selama menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadan,” tutupnya. (*)

Penulis Amanat Solikah Editor Azrohal Hasan

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu