Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

TK ABA 38 Driyorejo Kenalkan Pasar Modern Lewat Outing Class

Iklan Landscape Smamda
TK ABA 38 Driyorejo Kenalkan Pasar Modern Lewat Outing Class
Foto siswa TK Aisyiyah Bustanul Athfal 38 Kota Baru Driyorejo kelas A mengikuti outing class mengunjungi pasar moder (Vindy Meirindayani/PWMU.CO)
pwmu.co -

TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 38 Kota Baru Driyorejo, Gresik, mengadakan kegiatan outing class dengan berkunjung ke pasar modern. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan perbedaan antara pasar modern dan pasar tradisional yang dikemas secara menyenangkan agar memberikan pengalaman langsung bagi siswa, Rabu (22/10/2025).

Lokasi outing class diadakan di salah satu minimarket di Jalan Raya Randegansari, Driyorejo. Kegiatan diikuti oleh 67 siswa kelas TK A dan didampingi oleh tujuh guru pendamping.

Kepala TK ABA 38 Kota Baru Driyorejo, Ni’matul Fitriyah, S.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut digelar tanpa pendampingan dari wali murid.

“Tujuan digelarnya kegiatan ini yaitu untuk mengenalkan suasana pasar modern, melatih keberanian siswa, dan melihat perbedaan pasar modern dan pasar tradisional,” ujarnya.

Sebelum berangkat, ketua pelaksana kegiatan, Yuniarsih, S.Pd., memimpin doa bersama sesaat setelah bel masuk dibunyikan.

“Tujuan, tata tertib selama kegiatan berlangsung, tata cara saat transaksi, dan barang apa saja yang boleh dibeli di pasar modern kami sampaikan di awal supaya siswa lebih memahami maksud dan tujuan dari kegiatan ini serta dapat menambah wawasan,” imbuhnya.

Siswa berangkat menggunakan lima angkot yang telah berjejer rapi di depan sekolah yang beralamat di Jalan Raya Pirus Biru Blok 12 D Blok AJ 23 Kota Baru Driyorejo. Mereka berbaris rapi sesuai kelompok masing-masing sebelum naik ke kendaraan.

Tepat pukul 10.15 WIB, rombongan berangkat menuju minimarket yang menjadi lokasi kegiatan.

“Kami memilih Alfamidi ini karena aksesnya mudah dijangkau, ruang di dalamnya luas, dan memiliki area parkir yang cukup. Minimarket ini adalah bentuk sederhana yang bisa ditemui siswa sebagai contoh dari jenis pasar modern,” tutur Yuniarsih.

Beberapa siswa tampak antusias sepanjang perjalanan. “Bu guru, masih lama ya sampainya?” tanya Ashlan Khair, salah satu siswa kelas A3. Perjalanan menuju lokasi ditempuh sekitar 10 menit.

Setiap siswa membawa uang sebesar Rp8.000 yang diberikan guru pendamping. Uang itu digunakan untuk membeli makanan atau minuman sesuai pilihan mereka.

“Teman-teman boleh membeli makanan atau minuman dengan uang ini, bisa dua sampai tiga barang sesuai dengan harganya dan tidak boleh melebihi,” pesan Yuni kepada para siswa.

Suasana minimarket pun ramai oleh celoteh siswa yang sibuk memilih barang belanjaan. “Bu guru, aku beli teh dalam botol ini saja biar segar karena cuaca di luar sedang panas,” kata Ashlan sambil menunjukkan pilihannya. Setelah 30 menit berbelanja, siswa kemudian mengantre di kasir untuk membayar.

“Tak hanya menyenangkan, kegiatan outing class ini juga memberikan pengalaman baru dalam pembelajaran siswa, terutama dalam mengenalkan perbedaan pasar modern dan pasar tradisional,” pungkas Ni’matul Fitriyah, S.Ag. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu