
PWMU.CO – Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Sahabat Jalen, Genteng, Banyuwangi mengadakan ujian praktik ibadah shalat wajib kepada para santriwan dan santriwati dengan memperhatikan bacaan secara sangat teliti sebagai dasar untuk menopang ke jenjang berikutnya.
Ujian diadakan pada Sabtu (21/6/2025) di Mushala Miftahul Jannah yang bersebelahan dengan TPA Sahabat.
TPA Sahabat merupakan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) milik Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jalen yang memiliki enam kelompok belajar (kombel), mulai dari kelas pemula: Ibnu Khaldun (I), Ibnu Mas’ud (II), Ali bin Abi Thalib (III), Usman bin Affan (IV), Umar bin Khattab (V), dan Abu Bakar (VI).
Kelas ini diperuntukkan bagi santri dan santriwati usia sekolah dasar kelas I sampai kelas VI, dibimbing oleh dua ustaz dan empat ustazah. Proses pembelajaran dilaksanakan pukul 15.00–16.00 WIB setiap hari selama sepekan, kecuali hari Jumat libur.
Penekanan Bacaan Shalat dan Gerakan
“Pada semester pertama, kelas Ibnu Khaldun sampai kelas Ibnu Mas’ud kami tekankan pada pelajaran makhrajul huruf, pelafalan yang benar pada huruf-huruf hijaiyah, dengan sedikit sentuhan ilmu tajwid. Untuk kelas berikutnya, Ali bin Abi Thalib, porsi tajwid kami tingkatkan sekaligus memasukkan beberapa bacaan shalat dan tata cara berwudhu.
Pada jenjang berikutnya, ketika bacaan Al-Qur’an sudah mulai lancar, mulai dilakukan hafalan surat-surat pendek, bacaan shalat, serta gerakannya,” ujar Usman Ralibi, salah satu ustaz TPA Sahabat.
Di tempat terpisah, Ning Jazil, sapaan Ustazah Jazilah,menjelaskan, selain anak-anak wajib menghafal bacaan shalat, mereka juga harus menghafal doa-doa harian. “Bahkan, untuk kelas Abu Bakar, santriwan secara bergiliran menjadi imam shalat dengan makmum teman sebaya atau adik kelasnya. Target kami, setelah lulus dari TPA Sahabat, semua santriwan dan santriwati sudah mampu menjalankan shalat dengan bacaan dan gerakan yang mendekati sempurna,” jelasnya.
Teliti dan Benar
Untuk ujian praktik shalat bagi kelas Umar bin Khattab dan Abu Bakar, bacaan dalam shalat benar-benar diteliti agar sesuai dengan Himpunan Putusan Majelis Tarjih. Bahkan, ada beberapa anak yang harus mengulang beberapa kali. Hal tersebut dimaksudkan agar setelah santriwan dan santriwati masuk jenjang SMP, mereka telah memiliki dasar kuat terkait ibadah shalat, dimulai dari wudhu yang benar.
Kegiatan praktik ibadah santri TPA Sahabat yang dimulai pukul 15.00 WIB berakhir tepat pukul 16.00 WIB. Setelah itu, ada jeda waktu setengah jam di mana para santri dibebaskan bermain di halaman TPA sambil menunggu waktu pulang. (*)
Penulis Abdul Muntholib Editor M Tanwirul Huda





0 Tanggapan
Empty Comments