Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Sidoarjo dipimpin oleh Nur Ravita Hanun, S.E., M.A melaksanakan kegiatan Turun ke Bawah (Turba) di Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Sidoarjo pada Ahad (21/12/2025).
Kegiatan ini menjadi silaturahmi strategis sekaligus forum konsolidasi gerakan Nasyiah hingga lapisan paling dasar organisasi.
Bertempat di SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo, berlangsung khidmat penuh kehangatan. Para kader Nasyiah kompak mengenakan busana serasi bernuansa kuning gading lembut, memancarkan kesan anggun, bersahaja, dan penuh semangat kebersamaan.
Turba ini dihadiri oleh pengurus PCNA Sidoarjo, pimpinan ranting Nasyiatul Aisyiyah yakni; PRNA Suko, PRNA Cemengbakalan, PRNA Bluru Kidul, dan PRNA Pucang Anom. Kehadiran para pimpinan ranting tersebut menjadi bukti bahwa kaderisasi dan pembinaan organisasi benar-benar diperhatikan hingga ke lapisan akar. Menegaskan kuatnya ikatan struktural dan emosional dalam tubuh Nasyiah.
PDNA Sidoarjo menunjukkan kepeduliannya dengan membangun sinergi yang erat bersama Ayunda Shalihah, S.Pd.I., S.Pd sebagai Ketua Umum PCNA Sidoarjo mengerahkan kader agar gerakan Nasyiatul Aisyiyah tumbuh merata dan berkelanjutan.
Turba menjadi agenda strategis menyerap aspirasi, mendengar dinamika lapangan, serta menguatkan arah gerakan. Dalam forum ini, PDNA Sidoarjo menyampaikan kebijakan organisasi, evaluasi program, serta penguatan dakwah Islam berkemajuan yang menjadi ruh Nasyiatul Aisyiyah. Diskusi berlangsung dua arah memberikan ruang para kader untuk menyampaikan gagasan dan tantangan.
PDNA Sidoarjo menegaskan bahwa kekuatan Nasyiatul Aisyiyah bertumpu pada soliditas kader di tingkat cabang dan ranting. Dari sanalah nilai dakwah, kepemimpinan perempuan, dan pengabdian sosial dijalankan secara nyata.
Pembinaan berjenjang melalui Turba menjadi ikhtiar penting menjaga kesinambungan gerakan. Memotivasi kader Nasyiah lebih adaptif, produktif, dan progresif.
Melalui Turba ini, PDNA Sidoarjo bersinergi dengan PCNA serta PRNA; diharapkan melahirkan berbagai program yang berdampak nyata, kontekstual, dan berkelanjutan. Bersama merawat gerakan Nasyiah—tumbuh dari ranting, menguat di cabang, dan memberi manfaat bagi umat.


0 Tanggapan
Empty Comments