Kontingen Sekolah INOVATIF SD Muhammadiyah 7 Surabaya mengukir sejarah dengan berhasil meraih prestasi membanggakan. Kali ini, mereka tampil gemilang dalam ajang Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR) ke-7 dan Olimpiade Guru Sains (OGS) ke-5.
Acara bergengsi tahunan ini terselenggara di Universitas Terbuka Convention Centre (UTCC), Tangerang Selatan. Lebih lanjut, kegiatan itu terhadiri oleh 1.800 finalis terpilih dari 42.000 peserta babak penyisihan di seluruh Indonesia, Minggu (19/10/2025).
Sekolah Inovatif Jagir mengirimkan 1 siswa finalis KSNR dan 1 guru finalis OGS, serta berhasil membawa pulang satu medali (Juara 3) perunggu kategori Kompetisi Sains Nalaria Realistik (KSNR).
Adapun yang berangkat yakni Kayla Marisa Almahira, siswi kelas 2 al-farabi dan Vitriani SPd wali kelas 6 al-biruni.
Persiapan jelang Babak Final
Ketika ditanya mengenai persiapan untuk mengikuti babak final, Kayla menjelaskan perjalanannya tersebut.
”Sebelumnya saya mengikuti babak penyisihan tingkat sekolah dan kota, alhamdulillah lolos sampai ke final. Sejak lolos penyisihan tingkat kota, saya pun mengikuti pembinaan sains oleh pihak KPM secara intensif seminggu 1-2x via zoom, latihan soal, dan membaca buku sains” tuturnya.
Namun, lanjutnya, ketika babak semifinal terdapat kesalahan yang ia lakukan. “Di mana seharusnya menggunakan pensil 2B, tapi saya menggunakan pensil HB. Tapi syukur alhamdulillah, Allah kasih kesempatan buat lolos sampai babak final” tambah Kayla.
”Tentu nya tidak mudah untuk sampai ke final dengan mengalahkan ribuan peserta, perlu adanya doa, semangat dan dukungan dari keluarga dan juga teman” ujarnya. Suasana persaingannya semakin ketat, Alhamdulillah kayla bisa fokus mengerjakan hingga selesai.
Tidak ketinggalan, ia pun mengungkapkan kesannya mengikuti babak final. “Yang pasti saya merasa senang tapi juga nervous karena di sana ternyata sebanyak itu pesertanya. Semoga teman-teman juga punya kesempatan seperti saya mengikuti lomba Sains sampai final” tegasnya.
Hal senada juga tersampaikan oleh Vitriani. “Alhamdulillah menjadi pengalaman berharga bagi saya dapat mengikuti sampai tingkat nasional, menambah ilmu dan wawasan, juga bisa bertemu dengan teman-teman baru sesama guru dari beberapa daerah” tegas Vitriani.
“Semoga pengalaman keikutsertaan saya di babak final OSG 5 ini dapat menginspirasi rekan-rekan guru lainnya di SD Muhammadiyah 7 Surabaya untuk terus berprestasi dan mencintai sains” imbuhnya.






0 Tanggapan
Empty Comments