PWMU.CO – Lapangan Polda Jawa Timur, Jalan A. Yani Surabaya, sore ini (2/8/2025) bakal menjadi saksi persahabatan antara dua kampus Muhammadiyah terkemuka di Indonesia.
Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) akan menjamu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam laga sepak bola persahabatan yang digelar Sabtu (2/8/2025) pukul 15.00 WIB.
Pertandingan ini bukan sekadar adu keterampilan mengolah si kulit bundar, tetapi juga ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antaruniversitas Muhammadiyah.
UM Surabaya akan menurunkan skuad yang istimewa karena diperkuat langsung oleh Rektor UM Surabaya, Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., bersama wakil rektor, serta jajaran dosen dan staf kampus.
Sementara itu, UMY juga akan diperkuat oleh Rektornya, Prof. Achmad Nurmandi, beserta jajaran rektorat, dosen, dan staf kampus.
Rektor UM Surabaya, Dr Mundakir, mengaku bersyukur dan bahagia dapat menyelenggarakan pertandingan persahabatan ini.
“Ini bisa dibilang momen langka. Selain menjadi ajang merajut silaturahmi dan mempererat persaudaraan antarwarga Muhammadiyah, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menjaga kebugaran tubuh, memupuk sportivitas, dan membangun semangat kebersamaan di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah,” ujarnya.
Mundakir juga menyampaikan harapannya atas terselenggaranya laga persahabatan ini.
“Semoga pertandingan menjadi sarana melepas penat bagi civitas akademika kedua kampus Muhammadiyah. Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap tumbuh semangat persaudaraan, sportivitas, dan kolaborasi yang semakin kuat di masa mendatang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris UMY, Dr. Bachtiar Dwi Kurniawan. Menurutnya, pertandingan sepak bola persahabatan (friendly match) antara UMY dan UM Surabaya bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi untuk memperkuat semangat, kebersamaan, dan kekompakan antarpegiat akademik di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah.
“Dengan semangat, kebersamaan, dan kekompakan ini, kita berharap dapat menumbuhkan sinergi yang membawa kemajuan bersama bagi seluruh institusi Muhammadiyah,” ujar Bachtiar.
“Mengelola pendidikan tinggi, layaknya bermain sepak bola, membutuhkan kerja tim, kerja sama, sinergi, dan kolaborasi untuk meraih sukses,” imbuh dia.
Laga persahabatan ini akan dimainkan dengan format dua babak berdurasi 30 menit. Meski berlabel persahabatan, kedua tim dipastikan akan tampil maksimal demi menghibur penonton yang hadir langsung di stadion.






0 Tanggapan
Empty Comments