Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

UMG Berduka: Dua Dosennya Wafat dalam Sehari, Ini Kenangan Manis Rektor

Iklan Landscape Smamda
pwmu.co -
Wakil Rektor III Bidang AIK dan Kemahasiswaan UMG Suwarno SE MSi (baju hitam) menyerahkan tali asih dari KL Lazismu UMG kepada Suroso, suami almarhumah Muyasaroh (paling kiri). (Istimewa/PWMU.CO)

Sederhana dan Perhatian

Sosok Muyas juga meninggalkan kesan bagi Aries, rekan kerjanya di UMG. Dalam perjalanan pulang dari rumah duka almarhumah Muyas di Benjeng, Aries bercerita kepada PWMU.CO melalui panggilan telepon. Aries terkesan dengan rumah Muyas yang sederhana.

“Di rak lemarinya masih disimpan capaian-capaian sertifikatnya waktu di kampus. Bu Muyas ada capaian untuk level publikasi yang tinggi di tingkat fakultas, ditandatangani langsung Dr Sukari, Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UMG. Dengan kesederhanaannya masih primpen,” kenang Aries.

Tak hanya itu, Aries sangat terkesan dengan semangat almarhumah. “Rumahnya jauh, di Jogodalu, Benjeng. Setiap hari pulang-pergi,” lanjutnya.

Aries juga menilai Muyas sebagai sosok yang sangat perhatian. Dia lantas teringat ketika keponakan Muyas menjadi mahasiswanya di Prodi Kewirausahaan. “Bu Muyas nitip, didorong supaya bisa cepat lulus,” ujarnya. Mengingat biasanya mahasiswa yang kuliah di sana, termasuk Mohamad Hamdi Haqi sang keponakan, dalam kondisi bekerja dan punya usaha.

“Bu Muyas komunikasi langsung dengan saya untuk memberikan bimbingan ke keponakannya. Tadi (saat takziyah) kami jumpa langsung dengan Haqi. Sekarang dia menjalankan bisnis jahe gajah,” tambahnya. (*)

Editor Mohammad Nurfatoni.

https://pwmu.co/303156/07/04/wafat-aktivis-muda-aisyiyah-gresik-muyasaroh-ini-kenangan-terakhirnya/2/
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu