
PWMU.CO — Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) sebagai salah satu organisasi otonom di lingkungan Muhammadiyah terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter generasi muda.
Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah melalui kegiatan Pelatihan Jaya Melati Hizbul Wathan yang diselenggarakan pada (12-15/6/2025) di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) semester VI. Pelatihan diawali dengan technical meeting yang bertujuan memberikan pengarahan awal terkait pelaksanaan kegiatan, pembagian kelompok, serta penjelasan teknis mengenai materi dan praktik lapangan.
Selama empat hari pelatihan, para peserta mendapatkan berbagai materi kepanduan khas Hizbul Wathan. Materi tersebut di antaranya meliputi Sejarah dan Ideologi Hizbul Wathan, Prinsip dan Metode Kepanduan, Dasar Kepemimpinan dan Pembinaan, serta Simulasi Pembinaan di Gugus Depan.
Menurut salah satu pembina, Ramanda Yusuf, pelatihan ini sangat penting untuk membekali mahasiswa PGSD sebagai calon guru Muhammadiyah yang nantinya akan menjadi pembina Hizbul Wathan di sekolah-sekolah.
“Pembukaan ini bukan hanya formalitas, tapi menjadi arah perjuangan kita semua sebagai pandu Muhammadiyah,” ujar Ramanda Yusuf saat memberikan sambutan, Kamis (12/6).
Pembukaan Hizbul Wathan sendiri diawali dengan kalimat, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.” Pembukaan ini menegaskan bahwa Hizbul Wathan bukan sekadar gerakan kepanduan biasa, tetapi menjadi wadah pembinaan jiwa yang berpijak pada iman, takwa, dan akhlak mulia.
Hizbul Wathan menyatakan diri sebagai gerakan yang berdiri di atas dasar Islam, berjiwa suci, dan bersemangat tinggi. Tujuan utamanya ialah mendidik serta membina anak-anak, remaja, dan pemuda agar menjadi insan bertakwa, berbudi luhur, berguna bagi masyarakat, serta siap memimpin dan dipimpin.
Makna yang terkandung dalam pembukaan tersebut juga menekankan pentingnya pendidikan karakter, semangat sosial, cinta tanah air, serta kepemimpinan. HW hadir tidak hanya melalui aktivitas di lapangan, tetapi juga dalam pembentukan jati diri pemuda Islam yang kuat secara spiritual dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Melalui semangat pembukaan ini, Hizbul Wathan terus berkomitmen mencetak kader-kader muda yang siap berkhidmat untuk agama, bangsa, dan kemanusiaan.
Penulis Tasya Juli Indrawati dan Nur Fadillah Editor Zahra Putri Pratiwig





0 Tanggapan
Empty Comments