Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Umsura Gelar Forum Pencegahan Korupsi di Milad ke-42, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih

Iklan Landscape Smamda
Umsura Gelar Forum Pencegahan Korupsi di Milad ke-42, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Rektor Prof. Mundakir menyampaikan sambutan dalam Umsura Forum di At-Tauhid Tower, Jumat (10/4/2026). Foto: Ananda Athoillah/PWMU.CO
pwmu.co -

Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menggelar Forum Pencegahan Korupsi dan Tata Kelola Bersih dalam rangka Milad ke-42, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menegaskan komitmen kampus dalam membangun budaya antikorupsi, transparansi anggaran, dan integritas sivitas akademika.

Umsura Forum yang berlangsung di At-Tauhid Tower lantai 13 ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen kampus dalam membangun budaya antikorupsi berbasis nilai dan integritas.

Acara ini menghadirkan narasumber Wakul Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ibnu Basuki Widodo.

Beberapa tokoh tokoh penting juga hadir, di antaranya Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib, Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur Dedi Irwansa, serta Anggota Komisi A DPRD Jatim Erik Komala.

Turut hadir pula empat Wakil Rektor Umsura, Dr. dr. Muhammad Anas, Sp.OG.Dr. Endah Hendarwati, S.E., M.Pd, Dr. Nur Mukarromah, S.KM, M.Kes, dan Dr. Radius Setiyawan, MA

Dalam sambutannya, Rektor Umsura Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., M.Kes. mengajak seluruh peserta untuk menengok perjalanan panjang kampus yang kini berkembang pesat.

Dia mengenang bahwa pada awal berdiri sekitar tahun 1984, Umsura masih terpencar di berbagai lokasi seperti Gresik, Kapasan, Gadung, dan Pucang.

“Baru pada tahun 1996–1997 Umsura mulai terintegrasi di kampus Sutorejo seperti sekarang. Perjalanan ini tidak mudah, tetapi menjadi fondasi kuat bagi pengembangan nilai dan tata kelola kampus,” ujarnya.

Umsura Gelar Forum Pencegahan Korupsi di Milad ke-42, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Jaraan Rektoran, undangan dan Wakil Ketua KPK Ibnu Basuki Widodo di acara pembukaan Umsura Forum. Foto: Ananda Athoillah/PWMU.CO

Mundakir menegaskan, pencegahan korupsi harus dimulai dari penanaman nilai, bukan sekadar penindakan.

Dia menyebut bahwa forum ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan, termasuk kerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menghadirkan edukasi antikorupsi di lingkungan kampus.

“Kita ingin ada value yang dikembangkan. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bagaimana nilai-nilai antikorupsi itu benar-benar tumbuh dan peluang korupsi bisa ditekan sejak dini,” tegasnya.

Mundakir juga mengutip pesan dalam Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Baqarah ayat 188, yang mengingatkan agar manusia tidak memakan harta dengan cara batil.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Para mufasir menjelaskan bahwa batil itu adalah mengambil sesuatu yang bukan haknya. Ini menjadi peringatan penting. Jangan sampai kita memakan sesuatu yang bukan milik kita,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan agama menjadi kunci dalam membangun kesadaran antikorupsi. “Kalau manusia mungkin bisa kita bohongi, tetapi tidak dengan Tuhan. Maka nilai spiritual harus menjadi fondasi utama,” imbuhnya.

Umsura Gelar Forum Pencegahan Korupsi di Milad ke-42, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Bersih
Peserta Umsura Forum yang memenhi At-Tauhid Tower. Foto: Ananda Athoillah/PWMU.CO

Kampus sebagai Pusat Integritas

Lebih lanjut, Mundakir menekankan bahwa kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas tinggi.

“Kampus adalah wadah mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas. Ini yang menjadi visi besar Umsura,” katanya.

Mundakir juga menyampaikan, Umsura telah beberapa kali menghadirkan pimpinan KPK dalam berbagai forum sebagai bagian dari upaya membangun budaya antikorupsi di lingkungan kampus.

Selain penanaman nilai, Umsura juga terus memperkuat sistem tata kelola yang transparan dan akuntabel. Mundakir menegaskan bahwa seluruh penggunaan anggaran di kampus dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Upaya transparansi dan akuntabilitas ini kami lakukan secara konsisten sebagai bagian dari menjaga tata kelola yang baik. Ini bukan hanya tuntutan regulasi, tetapi juga komitmen moral,” ungkapnya.

Melalui forum ini, Umsura berharap dapat menjadi contoh perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga menjadi pelopor dalam gerakan pencegahan korupsi berbasis nilai dan budaya. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 10/04/2026 10:19
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡