Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wakil Ketua PDM Gresik: Ranting itu penting, jangan diabaikan

Iklan Landscape Smamda
Wakil Ketua PDM Gresik: Ranting itu penting, jangan diabaikan
Hilmi Aziz, Wakil Ketua PDM Gresik saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Baitul Arqom (IMMawan Dicky.PWMU.CO)
pwmu.co -

Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Hilmi Aziz menegaskan pentingnya Baitul Arqom sebagai sarana penguatan gerakan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting. Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan Baitul Arqom yang diselenggarakan Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) PDM Gresik, Sabtu (13/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Hilmi Aziz memberikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti dengan penuh semangat.

“Mungkin yang paling asik adalah bermalamnya karena akan banyak bertukar pikiran. Semoga kita diberikan sehat semua sehingga bisa mengikuti kegiatan hingga selesai,” ujarnya.

Hadir mewakili PDM Gresik, ia menyampaikan kegiatan akan berhasil jika diikuti dengan antusias.

“Kegiatan itu berhasil kalau seperti mikrolet yang penuh. Berarti sopirnya berhasil,” ungkapnya mengibaratkan kegiatan yang diikuti 72 peserta dari seluruh pimpinan cabang di Kabupaten Gresik.

Menurutnya, penuhnya kursi menandakan partisipasi yang sangat tinggi dalam perkaderan Baitul Arqom. Ia lalu menekankan tiga urgensi kegiatan ini.

Pertama, memperkuat gerakan Muhammadiyah di tingkat cabang dan ranting. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan Islam sehingga para pemimpinnya harus berjiwa penggerak.

Panjenengan dilatih untuk menjadi penggerak. Kalau pimpinan Muhammadiyah tidak punya jiwa penggerak, maka akan menjadi loyo,” tegasnya.

Karena itu, unsur pimpinan mulai pusat hingga ranting, termasuk ortom, harus memiliki jiwa penggerak, bukan mudah digerakkan.

Iklan Landscape UM SURABAYA

“Jika ada pimpinan Muhammadiyah mudah digerakkan, maka identitas Muhammadiyah akan luntur. Jika pimpinan bisa menggerakkan, maka akan makmur. Menggerakkan Muhammadiyah adalah menggerakkan Islam,” lanjutnya.

Ia menambahkan, hidup itu harus bergerak. “Siapa yang mau bergerak, maka akan mendapatkan barokah. Yang mendapatkan barokah akan bahagia,” sebutnya.

Kedua, meneguhkan ideologi Muhammadiyah sebagai landasan gerakan. Hal ini diwujudkan dengan memperkuat pemahaman dalam beragama dan berorganisasi, termasuk mengkaji Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCH) serta Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM).

Ketiga, Baitul Arqom menjadi bekal bagi peserta yang merupakan ujung tombak gerakan di cabang dan ranting.

“Ini sesuai dengan tema hari ini, menggerakkan dakwah Islam berkemajuan. Cabang itu berkembang, ranting itu penting,” tegasnya.

Ia lalu mengajak seluruh peserta untuk menggerakkan cabang dan ranting melalui menggerakkan cabang dan ranting masing-masing dengan menghidupkan pengajian pimpinan, memetakan kekuatan ranting agar model pembinaannya bisa tepat sasaran. Karena bagi Hilmi Aziz, Ranting itu penting, jangan diabaikan. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu