Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Apresiasi KBIHU ‘Aisyiyah Surakarta

Iklan Landscape Smamda
Wakil Ketua PWM Jawa Tengah Apresiasi KBIHU ‘Aisyiyah Surakarta
pwmu.co -
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Jumari menyampaikan apresiasinya (Aryanto/PWMU.CO)

PWMU.CO – Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ‘Aisyiyah Kota Surakarta menggelar kegiatan Tabligh Akbar dan Mangayubagyo jamaah haji tahun 1446 Hijriah. Kegiatan yang diikuti sekitar 800 anggota jamaah haji Aisyiyah tersebut berlangsung di Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Kota Surakarta pada Minggu (13/7/2025).

Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Jumari menyampaikan apresiasi kepada KBIHU Aisyiyah Surakarta yang secara konsisten membimbing jamaah haji setiap tahun dengan prinsip kemandirian.

“Saya KH Jumari, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KBIHU Aisyiyah Surakarta yang sudah memberikan bimbingan kepada seluruh jamaah haji dari tahun ke tahun dengan prinsip kemandirian,” ujarnya dalam acara tabligh akbar tersebut.

Ia menegaskan, prinsip kemandirian dalam pelaksanaan ibadah haji memiliki peran penting. Menurutnya, di Arab Saudi sering muncul kebijakan yang tidak terduga sehingga jamaah yang tidak mandiri akan mengalami kesulitan.

“Kemandirian ini penting karena di Arab Saudi sering muncul kebijakan yang tidak terduga. Kalau tidak mandiri di sana, jamaah akan kesulitan,” jelasnya.

Selain itu, KH Jumari juga mengingatkan para jamaah haji yang telah menunaikan ibadah agar senantiasa menjaga kualitas ketakwaan. Ia menyebut ketakwaan merupakan bekal utama yang tidak akan pernah berkurang jika terus dirawat dengan baik.

“Bagi jamaah haji yang sudah selesai, hal paling penting adalah menjaga ketebalan ketakwaan. Itu merupakan bekal yang tidak berkurang. Kalau bekal takwa berkurang, pasti itu ada persoalan,” tegasnya.

Ia pun berharap seluruh jamaah haji Aisyiyah, baik yang baru maupun yang lama, terus merawat ketakwaan agar semakin berkualitas dari waktu ke waktu.

“Saya berharap kepada seluruh jamaah haji Aisyiyah setelah di tanah air ini, baik haji lama maupun haji baru, senantiasa merawat bekal sehingga semakin bagus ketakwaannya,” pesannya.

PWMU.CO - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) ‘Aisyiyah Kota Surakarta menggelar kegiatan Tabligh Akbar dan Mangayubagyo jamaah haji tahun 1446 Hijriah. Kegiatan yang diikuti sekitar 800 anggota jamaah haji Aisyiyah tersebut berlangsung di Gedung Dakwah Balai Muhammadiyah Kota Surakarta pada Minggu (13/7/2025).
Foto bersama setelah kegiatan Tabligh Akbar dan Mangayubagyo jamaah haji tahun 1446 Hijriah (Aryanto/PWMU.CO)

Sementara itu, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Aisyiyah (IPHAS) Kota Surakarta periode 2025-2029, Drs Sukendar Ardiansyah MPd menyampaikan rasa syukur atas pengukuhan pengurus baru yang telah dilaksanakan.

“Saya bersyukur karena tadi telah selesai dikukuhkan pengurus IPHAS Kota Surakarta periode 2025–2029,” ucap Sukendar dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, IPHAS merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari KBIHU Aisyiyah sekaligus bagian dari Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta. Menurutnya, IPHAS memiliki tanggung jawab penting dalam mendukung seluruh kegiatan yang berkaitan dengan pembinaan ibadah haji dan umrah bagi jamaah.

“Kami bagian dari KBIHU Aisyiyah dan bagian dari Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta yang membackup semua kegiatan yang berkaitan dengan haji dan umrah,” tegasnya.

Sukendar menuturkan, saat ini IPHAS Surakarta telah memiliki sekitar 800 anggota jamaah haji Aisyiyah. Ia menyampaikan komitmen para pengurus untuk mengembangkan dan memberdayakan IPHAS agar keberadaan organisasi ini tetap kuat dan bermanfaat bagi umat.

“Pada dasarnya kami siap mengembangkan dan memberdayakan IPHAS di Kota Surakarta ini,” katanya.

Ia mengingatkan, jika IPHAS tidak terus dikembangkan, maka organisasi yang menaungi pembinaan jamaah haji dan umrah tersebut akan mengalami kemunduran. Karena itu, ia mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk bersinergi menjaga keberlangsungan organisasi.

“Kalau kita tidak mengembangkan itu maka IPHAS kaitan dengan haji dan umrah akan surut. Itu tugas daripada kita semua,” tandas Sukendar.

Acara Tabligh Akbar yang diawali dengan prosesi pengukuhan IPHAS Kota Surakarta periode 2025-2029 oleh Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta, Dr Hj Mahasri Shobahiya MAg ini dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman haji tahun 1446 H bersama dr H Aswin Wikantama Sp An. Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Drs KH Jumari Al Ngluwary. (*)

Penulis Aryanto Editor Ni’matul Faizah

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu