Search
Menu
Mode Gelap

Wakil Rektor 1 Umsida: Jangan Lagi Ada Program KKN yang Hanya Seremonial

Wakil Rektor 1 Umsida: Jangan Lagi Ada Program KKN yang Hanya Seremonial
pwmu.co -
Wakil Rektor 1 Umsida Prof Dr Hana Catur Wahyuni ST MT IPM menyampaikan pesan tegas kepada para mahasiswa yang akan mengikuti KKN Terpadu (KKN-T) Umsida 2025. (Zulkifli/PWMU.CO)

PWMU.CO – Wakil Rektor 1 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Prof Dr Hana Catur Wahyuni ST MT IPM menyampaikan pesan tegas kepada para mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKN-T) Umsida 2025.

Dalam sambutan yang disampaikan dengan penuh semangat dan kepedulian itu, Prof Hana menekankan pentingnya menciptakan program yang unggul dan berkelanjutan. Ia menolak keras jika mahasiswa hanya menghadirkan program yang sekadar formalitas tanpa dampak nyata.

“Angkat kembali program-program yang selama ini biasa-biasa saja menjadi sesuatu yang bisa dibanggakan. Jadikan program itu bernilai tambah bagi masyarakat, terutama bagi Pimpinan Ranting Muhammadiyah, Pimpinan Ranting Aisyiyah, Takmir dan lingkungan RT/RW di lokasi KKN,” ujarnya pada Jumat (18/7/2025).

Didampingi oleh Direktur Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) Umsida, Dr Sigit Hermawan SE MSi, Guru Besar Teknik Umsida itu juga mengingatkan agar program yang dirancang mahasiswa bisa dilanjutkan oleh warga maupun ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah setempat.

Ratusan mahasiswa yang akan mengikuti KKN Terpadu (KKN-T) Umsida 2025 (Zulkifli/PWMU.CO)

“Jangan buat program yang tidak bisa dilanjutkan. Koordinasikan dengan pimpinan ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah, agar program bisa berjalan selaras dan berkelanjutan,” pesannya.

Ia juga menaruh harapan besar kepada para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) untuk mendampingi mahasiswa dalam setiap tahap pelaksanaan KKN. Apalagi, jumlah peserta tahun ini mencapai lebih dari 400 orang.

“Kami mohon DPL benar-benar membimbing, mulai dari penyusunan program hingga pelaksanaannya. Jangan lagi ada program yang hanya seremonial atau sesaat,” tegasnya.

Iklan Landscape UM SURABAYA

Hana juga menyampaikan bahwa tuntutan dari Kementerian Pendidikan Tinggi saat ini sangat jelas yakni, program KKN harus memberi nilai dan dampak yang terasa bagi masyarakat.

Maka dari itu, ia mengajak Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sidoarjo untuk turut serta dalam mendampingi mahasiswa.

“Mohon bantuannya, baik dari sisi akademik maupun non-akademik. Arahkan mereka, terutama terkait lingkungan baru yang akan mereka tempati. Jika ada yang perlu diluruskan, mohon dibimbing dengan bijak,” pungkasnya dengan nada hangat. (*)

Penulis Zulkifli Editor Ni’matul Faizah

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments