Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Wamen Fajar Resmikan Revitalisasi SMK Muhammadiyah di Rembang, Dorong Pendidikan Vokasi Berkemajuan

Iklan Landscape Smamda
Wamen Fajar Resmikan Revitalisasi SMK Muhammadiyah di Rembang, Dorong Pendidikan Vokasi Berkemajuan
Wamen Fajar Wamen Fajar Resmikan Revitalisasi SMK Muhammadiyah di Rembang. Foto: Humas Kemendikdasmen/PWMU.CO
pwmu.co -

Pemerintah terus memperkuat kualitas pendidikan vokasi melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq meninjau sekaligus meresmikan hasil revitalisasi sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), termasuk SMK Muhammadiyah, di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (3/1/2026).

Dalam kunjungannya, Fajar menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan sekolah swasta, termasuk SMK Muhammadiyah sebagai bagian dari amal usaha persyarikatan yang berperan strategis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan menyiapkan generasi berkemajuan.

“Pemerintah pada prinsipnya siap mendukung agar sekolah-sekolah swasta, termasuk sekolah Muhammadiyah, dapat terus berkembang. Namun tentu harus dibarengi dengan ikhtiar sekolah dalam meningkatkan mutu dan daya saingnya,” ujar Fajar.

Ia menekankan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari ikhtiar membangun ekosistem pembelajaran yang berkualitas. Fasilitas yang layak diyakini dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus memperkuat peran guru sebagai pendidik dan pembimbing karakter.

“Yang kita bangun bukan hanya gedung, tetapi suasana belajar yang mendukung lahirnya lulusan-lulusan unggul. Harapannya, alumni SMK, termasuk dari sekolah Muhammadiyah, mampu berkiprah di masyarakat dan memberi kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” tambahnya.

Revitalisasi Perkuat Amal Usaha Pendidikan Muhammadiyah

Kepala SMK Annuroniyah Sulang, Ali Muhtarom, mengungkapkan bahwa sebelum mendapatkan bantuan revitalisasi, kondisi ruang praktik di sekolahnya belum mendukung pembelajaran secara optimal. Lantai pecah, tembok retak, pencahayaan minim, serta sirkulasi udara kurang memadai.

Setelah memperoleh bantuan revitalisasi Ruang Praktik Siswa (RPS) Teknik Otomotif, kondisi tersebut mengalami perubahan signifikan.

“Proses praktik menjadi lebih nyaman dan efektif. Ruang terasa lebih luas dan modern, sehingga meningkatkan kepercayaan diri sekolah dalam menjalin kemitraan dengan dunia industri maupun dalam melayani calon peserta didik,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Kepala SMK Muhammadiyah Lasem, Punarti. Ia menjelaskan bahwa sebelum revitalisasi, kondisi gedung sekolahnya sudah tidak layak. Kini, melalui program revitalisasi, SMK Muhammadiyah Lasem memiliki RPS Teknik Kendaraan Ringan, ruang UKS, ruang OSIS, serta ruang pendidikan inklusif yang lebih representatif.

“Revitalisasi ini memberi dampak besar bagi kenyamanan dan keamanan warga sekolah. Lingkungan belajar menjadi lebih tertata dan mendukung pembelajaran yang berkemajuan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Pamotan, M. Mujib, menyampaikan bahwa sebelum revitalisasi, ruang kelas di sekolahnya kerap bocor dan terasa pengap. Kondisi tersebut berpengaruh pada kenyamanan belajar siswa.

“Setelah revitalisasi, bangunan sekolah menjadi lebih layak dan representatif. Warga sekolah lebih semangat dalam belajar dan mengajar karena merasa aman dan nyaman,” tuturnya.

Melalui program revitalisasi satuan pendidikan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bersama sekolah-sekolah Muhammadiyah terus memperkuat peran amal usaha pendidikan dalam menghadirkan layanan pendidikan vokasi yang unggul, berkarakter, dan berkemajuan. Revitalisasi diharapkan tidak hanya memperbaiki fisik sekolah, tetapi juga memperkokoh kepercayaan diri, mutu pembelajaran, serta kontribusi sekolah Muhammadiyah bagi masyarakat dan bangsa. (*)

Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu